Plt Sekda Kepri Lagi-Lagi Buat Laporan di Mapolda Kepri

659
Pesona Indonesia
Plt Sekda Kepri Reni Yusneli. foto:humas pemprov
Plt Sekda Kepri Reni Yusneli. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Belum usai, kisruh kasus dugaan tanda tangan palsu almarhum M Sani, Plt Sekretaris Daerah (sekda) Provinsi Kepulauan Riau, Reni Yusneli kembali membuat laporan baru terkait dengan adanya dugaan pencemaran nama baik.

“Tadi (kemarin, red) jam 11, datang dengan menggunakan pakaian PNS Kepri,” kata Sumber Batam Pos (group batampos.co.id) di Mapolda Kepri, pada Selasa (26/4).

Ia mengatakan bahwa kedatangan Reni Yusneli ini tidak sendirian. Plt Sekda Kepri ini ditemani seorang pria. “Cukup lama juga dia (Reni, red),” ucapnya.

Dari informasi yang didapat Batam Pos, pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Reni terjadi pada Senin (25/4) lalu. Pada saat itu seorang temannya yang sedang makan siang di kantin kantor gubernur Kepri mendengar adanya ucapan yang tak enak dari seseorang berinisial AA. “AA ini menyebutkan kata-kata kotor gitu,” katanya.

Karena merasa tak senang, teman Reni yang berinisial AG mendatangi tempat AA duduk. Lalu menanyakan apa yang baru saja diucapkan oleh AA. Ternyata AA mengucapkan hal tersebut berulang-ulang. Sehingga hampir memicu keributan, namun segera dipisahkan oleh aparat keamanan.

“AG ini melaporkan kejadian ini ke Reni,” ucapnya.

Karena tidak senang akibat perbuatan AA ini, Reni akhirnya melaporkan hal ini ke SPKT Polda Kepri. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar