Polda Serahkan Berkas Kasus Korupsi Bansos Natuna ke Kejati

753
Pesona Indonesia
Anggota Ditkrimsus Polda Kepri menggiring tersangka kasus korupsi dana bansos Kabupaten Natuna, ketua LSM Badan Perjuangan (BP) Migas, M Nazir, Kamis (14/4). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Anggota Ditkrimsus Polda Kepri menggiring tersangka kasus korupsi dana bansos Kabupaten Natuna, ketua LSM Badan Perjuangan (BP) Migas, M Nazir, Kamis (14/4). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ditreskrimsus Polda Kepri telah mengirimkan berkas tersangka M Nazir ke Kejati Kepri sejak Jumat (22/4) lalu.

“Sudah tahap satunya, minggu lalu,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP, Arif Budiman, kemarin.

Ia mengatakan setelah pengiriman berkas tersebut, pihaknya saat ini sedang menggesa penyidikan terhadap anggota DPRD Kepri, Erianto. Penyidik ingin melihat sejauh mana peranan dari Erianto. Dan juga ingin mengetahui aliran uang bansos tersebut. Apakah dinikmati berdua oleh M Nazir dan Erianto,atau ada orang lain yang juga ikut mencicipi uang rakyat tersebut.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan. Dan berkas-berkas Erianto sedang kami lengkapi,” ucapnya.

Mengenai bidikan tersangka baru, Arif meminta waktu. Sebab ia baru akan menelisik peranan pejabat, yang katanya disebut-sebut menikmati aliran dana ini. Setelah penyidikan dan pemberkasan kedua M Nazir dan Erianto selesai.

“Tunggu dulu, nanti kami akan beberkan,” ucapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Pada tahun 2011,2012 dan 2013, kedua tersangka diatas telah mencairkan dana bansos migas senilai Rp 4,450 miliar. Tapi dalam pertanggungjawabannya, kedua orang ini hanya bisa melaporkan Rp 1,2 miliar. Sisa dana bansos tersebut, ditengarai mengalir ke dalam kantong masing-masing tersangka. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar