Tanjungpinang Deklarasi Zero Narkoba, Kapolda Hadir

513
Pesona Indonesia
Peserta melakukan gladi resik Deklarasi Impian Anak Pulau tanjungpinang Zero Narkoba di lapangan Pamedan Tanjungpinang, Selasa (26/4). F.Yusnadi/Batam Pos
Peserta melakukan gladi resik Deklarasi Impian Anak Pulau tanjungpinang Zero Narkoba di lapangan Pamedan Tanjungpinang, Selasa (26/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kapolda Kepri, Brigjen Sam Budigusdian, akan menghadiri deklarasi Impian Anak Pulau menuju Tanjungpinang zero narkoba demi generasi yang tangguh untuk Indonesia hebat, pada Rabu (27/4), hari ini, dilapangan Pamedan Ahmad Yani, Tanjungpinang.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Kristian Siagian, mengatakan program Kampung Bersih Narkoba ini dilatari oleh pemikiran akan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.

”Masyarakat memiliki potensi yang sangat untuk mencegah terjadinya hal tersebut,”ujar Krist, saat ditemui disela-sela gladi bersih deklarasi impian anak pulau tersebut.

Adapun yang terlibat dalam kegiatan tersebut, kata Krist, diantaranya dari pelajar, mahasiswa, elemen masyarakat, Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri. Nantinya mereka akan membacakan deklarasi impian anak pulau menuju Tanjungpinang zero narkoba demi generasi yang tangguh untuk Indonesia hebat.

”Nantinya setelah mereka membacakan deklarasi tersebut. Bapak Kapolda, Plt Gubernur Kepri, Danlantamal, Danrem, Danlanud akan menyematkan pin kepada mereka yang membacakan deklarasi,” kata Krist.

Dilanjutkan Krist, kegiatan yang dilaksanakan tersebut juga merupakan penekanan dari Presiden Republik Indonesia yang ditujukan kepada upaya pemberantasan dan penyelahgunaan narkoba.

”Menjadikan Tanjungpinang zero narkoba ini juga merupakan dorongan masyarakat yang mana pada waktu saya turun bertatap muka dengan masyarakat. Kami Polres Tanjungpinang mengambil langkah strategis yang pada intinya menjadikan narkoba sebagai musuh bersama rakyat dan pelibatan seluruh elemen masyarakat menjadikan Tanjungpinang Zero narkoba,” ucap Krist.

Krist mengatakan dengan menjadikan Tanjungpinang sebagai wilayah zero narkoba, diharapkan akan menjadikan Tanjungpinang wilayah yang kuat, berbudaya dan menjadi wilayah yang nyaman dan aman bagi tumbuh dan berkembangnya generasi muda yang akan turut menyokong terciptanya negeri Indonesia yang kuat.

”Jadi selain mengintensifkan upaya penegakan hukum bagi pelaku kejahatan narkoba. Beberapa program juga akan di jalankan diantaranya, kampung bersih narkoba, penandatangan fakta integritas zero narkoba, di jajaran PNS, TNI-Polri, instansi swasta yang diikuti dengan sanksi yang menunjukan keseriusan akan penanganan permasalahan narkoba,” pungkas Krist.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar