UPT Samsat Tidak Punya Data Kendaraan di Anambas, Potensi Pajak Hilang

355
Pesona Indonesia
Sejumlah kendaraan yang tak dipasangi nomor polisi di Anambas. foto:syahid/batampos
Sejumlah kendaraan yang tak dipasangi nomor polisi di Anambas. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat yang berada di pertengahan Pelantar Semen Panjang hingga saat ini masih belum maksimal pelayanannya. Selama ini baru bisa melayani bantuan cek fisik dan melayani bayar pajak tahunan saja. Sementara itu pelayanan lainnya belum bisa dilakukan.

“Kita baru bisa layani itu saja, lainnya seperti balik nama pemilik kendaraan tidak bisa, kalau mau maksimal di Anambas harus ada polres,” ungkap Kepala UPT Samsat Anambas Armunizar kepada wartawan, Selasa (26/4).

Dirinya juga mengakui bahwasanya pihaknya hingga kini juga belum mengetahui jumlah pasti kendaraan bermotor yang ada di Anambas ini baik itu motor maupun sepeda motor. Akunya beberapa kali pihaknya mengirimkan formulir pendaftaran bagi para pemilik kendaraan bermotor namun hanya sebagian saja yang mengembalikan formulirnya. Oleh karena itu dirinya belum bisa mengatakan jumlah pasti kendaraan bermotor.

Karena belum tahu jumlah kendaraan maka terindikasi UPT Samsat juga belum tahu potensi jumlah pemasukan pajak yang dihasilkan dan juga terindikasi banyak motor bodong di Anambas.

“Kita sudah sebarkan ribuan formulir pendaftaran kebeberapa kecamatan dan di pulau-pulau, tapi yang dikembalikan kepada kita hanya sekitar 2 formulir saja, ribuan formulir lainnya tidak dikembalikan ke kita,” ungkapnya lagi.

Diakuinya bahwasanya dari pantauannya, kendaraan yang ada di Anambas ini khususnya di Tarempa dan sekitarnya, tidak asli dari Anambas tapi mayoritas dari Batam dan Tanjungpinang. Sementara itu sebagian lagi merupakan kendaraan dari Natuna.

“Kendaraan yang asli dari Anambas tidak ada, mayoritas kendaraan yang ada di Anambas ini dari Batam dan Tanjungpinang ditambah lagi kendaraan dari Natuna,” jelasnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar