Walah, Bertani Ganja kok di Apartemen Mewah

683
Pesona Indonesia
Foto/ilustrasi: Telegraph
Foto/ilustrasi: Telegraph

batampos.co.id – Polres Jakarta Barat mengungkap penanaman ganja di Apartemen Green Bay Pluit, Jakarta Utara. Pelakunya adalah Derrick Irawan (37) yang juga penghuni di apartemen mewah itu.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Rudy Hariyanto mengungkapkan, semula anak buahnya  mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya penanaman ganja di Apartemen Green Bay Pluit. Informasi itu pun ditindaklanjuti dengan menggeledah  kamar Derrick di lantai E23 unit AK.

Ternyata informasi itu benar adanya. Ada 48 tanaman ganja.

“Saat kami geledah apartemennya, ternyata di tempat tersangka ini ada taman ganja. Dia tanam ganja itu di dalam kamarnya,” ujar Rudy di kantornya, Rabu (27/4).

Berdasarkan pengakuan Derrick, lanjut Rudy, bibit ganja diperoleh dari rekannya berinisial NS yang kini menjadi buron di Aceh. Namun, kata Rudi, jika dilihat dari daunnya ternyata jenisnya identik dengan ganja asal Vietnam.

‎”Ini ganja dari Vietnam yang didapat tersangka dari SN yang berdomisili di Aceh. SN kami jadikan DPO dan sedang kami buru,” jelasnya.

Sedangkan dari hasil penggerebekan di apartemen Derrick, polisi menyita banyak barang bukti. Antara lain enam pot pohon ganja siap panen, tujuh pot pohon ganja muda, 15 pot pohon ganja berukuran kecil, dua pot besar berisi bibit ganja, serta 20 blok busa sebagai tempat penyemaian.

Selain itu, polisi juga menyita alat pendukung penanaman ganja. Antara lain yakni10 unit lampu
ultraviolet, dua buah alat pengukur kelembapan, dua buah kipas angin, dua karung pupuk tanaman, dua unit stabilizer daya lisrik, serta lima botol pupuk.

Ada juga satu buah toples daun ganja kering seberat 1.500 gram. Sedangkan daun ganja yang masih basah seberat 1.000 gram.

Selanjutnya, polisi menjerat Derrick dengan Pasal 114 ayat 2, subsider Pasal 113 ayat 2, subsider Pasal 111 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya 20 tahun atau maksimal seumur hidup,” pungkasnya.(mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar