Bocah 13 Tahun Ini Sering Disuruh Ibunya Mengantar Pesanan Narkoba

517
Pesona Indonesia
Barang bukti yang disita dari ibu yang menyuruh putrinya sebagai kurir narkoba. Foto: PekanbarumxJPG
Barang bukti yang disita dari ibu yang menyuruh putrinya sebagai kurir narkoba. Foto: PekanbarumxJPG

batampos.co.id – Bocah 13 tahun yang menjadi kurir 17 kilo gram daun ganja kering itu, ternyata merupakan korban eksploitasi orang tuanya. Dirinya juga sering disuruh menjadi seorang kurir barang haram.

Sang bocah diamankan oleh pihak berwajib karena membawa 17 kilogram daun ganja kering di Jalan Kubang Raya tepatnya di depan ritel Alfamart pada Senin (25/04) lalu, ternyata korban adalah diperalat oleh kedua orang tuanya sendiri. Ironisnya, ibu kandung korban, inisial KA, ternyata sudah enam kali menyuruh anaknya tersebut untuk menjadi kurir ganja.

Kondisi itu diperparah pula dengan terkuaknya perbuatan sang ibunya yang dikendalikan langsung oleh ST, seorang narapidana di Lapas Pekanbaru yang tak lain adalah suami yang bersangkutan dan ayah tiri dari korban.

Hal tersebut langsung disampaikan oleh Kapolda Riau, Brigjen Pol Supriyanto saat ekspose, bahwa tangkapan dan barang bukti 30 kilogram ganja diantaranya 13 kilogram dari Polda Riau dan 17 kilogram dari Polresta Pekanbaru.

“Dari keterangan bocah, dia hanya disuruh ibunya. Selama ini sudah enam kali disuruh mengantarkan barang haram tersebut. Koban sendiri sama sekali tidak pernah tahu kalau barang yang dibawanya itu adalah ganja. Hingga ibunya memanfaatkan anaknya menjadi kurir yang dikendalikan langsung oleh suaminya sendiri yang saat ini berada di dalam lapas,” jelas Supriyanto.

Disamping itu, Jenderal bintang satu tersebut juga menuturkan, ibu korban sendiri saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) di jajaran Polresta Pekanbaru.

Bukan hanya sang bocah, ia juga mengungkapkan keberhasilan pihaknya mengamankan tersangka RO dan RI, yang merupakan dua kurir ganja 13 kilogram di Jalan Karya Sari, Kecamatan Bukit Raya, ahad (24/4) pekan lalu.

Kedua tersangka diamankan tim Dit Res Narkoba Polda Riau berkat metode undercover buy. Dengan cara memesan ganja senilai Rp2 juta. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan.

“17 kilogram adalah hasil tangkapan Polresta Pekanbaru dan jajarannya, modus pelaku dengan menyembunyikan ganja di dalam karung kapas, sedangkan 13 kilogram lagi tangkapan Polda Riau. Para tersangka merupakan kelompok yang berbeda, sementara barang haram itu didatangkan dari wilayah aceh,” jelasnya. (JPG)

Respon Anda?

komentar