Deklarasi Tanjungpinang Zero Narkoba Patut Dicontoh

527
Pesona Indonesia
Kapolda Kepri Brigjen Sambudi Gusdian, Plt Gubkepri Nurdin Basirun dan Kapolres Tanjungpinang AKBP Kristian Siagian Wefie bersama pelajar saat Deklarasi Impian Anak Pulau Menuju Tanjungpinang Zero Narkoba di lapangan Pamedan Tanjungpinang, Rabu (27/4). F.Yusnadi/Batam Pos
Kapolda Kepri Brigjen Sambudi Gusdian, Plt Gubkepri Nurdin Basirun dan Kapolres Tanjungpinang AKBP Kristian Siagian Wefie bersama pelajar saat Deklarasi Impian Anak Pulau Menuju Tanjungpinang Zero Narkoba di lapangan Pamedan Tanjungpinang, Rabu (27/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kapolda Kepri, Brigadir Jenderal Polisi Sam Budigusdian, Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama jajaran TNI-Polri serta elemen masyarakat Kota Tanjungpinang mendeklarasikan Impian Anak Pulau menuju Tanjungpinang Zero Narkoba demi generasi tangguh untuk Indonesia hebat di Lapangan A Yani, Pamedan, Tanjungpinang, Rabu (27/4).

Deklarasi yang merupakan upaya dan cita-cita masyarakat serta generasi muda Kota Tanjungpinang untuk menciptakan kota yang bebas dari praktik narkoba. Latar belakang pencanangan program ini juga mengingat Ibukota Provinsi Kepri, Tanjungpinang, sebagai daerah transit masuknya narkoba ke Kepri.

Kapolda Kepri, Brigjen Sam Budigusdian mengatakan, Polda Kepri mengapresiasi dedikasi dan inisiatif atas program tersebut dalam menciptakan masyarakat dan generasi Indonesia yang sehat. Hal ini patut dicontohi seluruh Kabupaten-Kota lainnya agar antisipasi jalur peredaran narkoba baik luar maupun dalam negeri bisa diatasi.

”Hari ini, seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri, pemerintah, pelajar dan mahasiswa semuanya bertekad untuk bersama-sama aparat penegak hukum lainnya perang dan berantas peredaran gelap narkoba, dan ini perlu kita apresiasi,”ujar Sam Budigusdian usai deklarasi.

Dikatakan Sam Budigusdian, bahaya nakoba tidak cukup dengan proses penegakan hukum, namun juga harus menekan bagaimana pengguna bisa berkurang. Sehingga permasalahan tersebut, antara permintaan dan penyediaan barang haram bisa dikikis hingga ke akarnya.

”Supply dan Demand harus ditekan, selain penegakan hukum, upaya pencegahan dan rehabilitasi bisa kita laksanakan,” tuturnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap oknum anggota Polri yang telibat dalam sindikat peredaran gelap narkoba di Kepri. Untuk itu, dengan adanya program ini, diharapakan generasi yang tangguh di Kepri ini bisa diselamatkan dari bahaya narkoba tersebut.

“Program ini tidak hanya di laksanakan pada hari ini, namun dilaksanakan secara terus menerus dan Polres Tanjungpinang harus menjalin hubungan yang baik kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi terhadap peredaran narkoba tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Nurdin Basirun juga menuturkan, Pemerintah Provinsi Kepri dalam hal ini sangat mendukung dalam menciptakan masyarakat Kepri yang sehat dan bebas dari bahaya narkoba. Untuk membangun Kepri harus kuat, visi Kepri menjadikan Bunda Tanah Melayu, sejahtera harus tercapai.

”Membangun Kepri yang unggul dibidang maritim, tanpa kekuatan, tanpa kerja sama, tak akan bisa, apa lagi sudah terpengaruh dengan narkoba,” ujarnya.

Dikatakan Nurdin, program ini bukan hanya seremonial semata, melainkan adanya tekad masyarakat Kepri yang memerangi narkoba sebagai musuh bersama. Sebab, Kepri pada saat ini menjadi salah satu daerah peredaran narkoba yang besar dan menepati urutan yang sangat memperhatinkan.

”Saya yakin dan optimis, program impian anak pulau menuju Tanjungpinang Zero Narkoba bisa di capai, rapatkan barisan, apa pun rencana pembangunan akan terwujud nyata, dan kita wujudkan polisi pada diri sendiri,” kata Nurdin.

Untuk tercapainya impian anak pulau tersebut, sebut Nurdin, dirinya akan instruksikan dari Wali Kota hingga Rukun Tetangga (RT) untuk membuat pos anti narkoba. Sehingga informasi yang didapati oleh masyarakat bisa dilanjutkan kepada pihak yang berwenang.

”Setiap RT harus membuat pos anti narkoba. Kami ajak masyarakat jadi alat informasi, dan memberi informasi bahaya narkoba. Insya Allah, saya yakin impian zero narkoba yang dipimpin kepala daerahnya bisa tercapai,” pungkasnya.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar