Penerima Raskin di Anambas Perlu Pendataan Ulang

395
Pesona Indonesia
Proses bongkar muat beras raskin di gudang Bulog Antang. foto:syahid/batampos
Proses bongkar muat beras raskin di gudang Bulog Antang. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Salah seorang tokoh masyarakat, Junaidi menilai, bantuan beras untuk masyarakat miskin itu sangat bagus. Bisa membantu dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun menurutnya lebih baik jika pemerintah daerah melakukan pendataan ulang penerima raskin. Sebab menurutnya selama beberapa tahun terakhir ini penerima raskin tidak ada perubahan.

“Ini menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan warga Anambas tidak mengalami penurunan alias stagnan. Padahal jika diperhatikan Anambas ini sudah tidak ada warga miskin lagi,” ungkap Junaidi kepada wartawan.

Program Raskin yang sudah berjalan sekitar 7 tahun cukup membantu bagi masyarakat miskin di Anambas, akan tetapi hal ini perlu ada perbaikan agar penyaluran raskin tersebut tepat sasaran dan bermanfaat bagi yang membutuhkan. “Saya berpendapat tidak mungkin tidak ada perubahan
setiap tahunnya, bisa saja bertambah atau berkurang penerima raskin itu,” ujarnya.

Diketahui bahwasanya saat ini untuk jumlah RTS di Kecamatan Siantan alokasi raskin nasional dan daerah sebanyak 480 RTS, Jemaja 356 RTS, Jemaja Timur 237 RTS, Palmatak 1042 RTS, Siantan Timur 255 RTS, Siantan Selatan 372 RTS, Siantan Tengah 379 RTS. Jadi total jumlah penerima raskin sekitar 3.121 RTS.

“Belum ada perubahan data jika dibanding dengan tahun sebelumnya,” ungkap KepalaGudang Bulog Baru (KGBB) Antang di Desa Tarempa Barat Kecamatan Siantan Yunedi.(sya/bpos)

Respon Anda?

komentar