Seorang Kakek di Kelarik Tewas Usai Nonton Pembukaan MTQ

734
Pembukaan MTQ Natuna di Desa Kelarik. foto:aulia rahman/batampos
Pembukaan MTQ Natuna di Desa Kelarik. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Seorang kakek, Ali,70, tewas usai menyaksikan pembukaan MTQ di Kelarik. Penyebabnya, sepeda motornya bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan di Jalan Adam Malik, Selasa (26/4) sore.

Beruntung, Aisa, 57, istrinya yang diboncengi selamat. Sementara Arifin dan Zainal pengendara lawan juga selamat dalam kecelakaan maut.

Kasat Lantas Polres Natuna AKP Anthoni menjelaskan, kejadianya tepat saat kedua pengendara melintasi tikungan di Desa Sungai Ulu. Sepeda motor Ali hilang kendali saat menikung, sehingga menabrak sepeda motor Jupiter Z dengan nopol BP 3640 TU yang dikendarai Arifin berboncengan dengan Zainal. Motor itu melaju dari arah berlawanan.

Saat itu Arifin dan Zainal tengah menuju Desa Batu Gajah dari Ranai. Saat didekat tugu it lah ketika Ali hendak menikung, ia tidak bisa mengendalikan sepeda motornya hingga melewati marka jalan dan menabrak sepeda motor Jupiter.

“Ada human error, kesalahan di pengendara Vario yang dikendarai Ali, melewati marka jalan. Arus lalu lintas sedang sepi, sementara keadaan jalan cukup bagus,” ujar Anthoni, Rabu (27/4).

Sepeda motor Vario yang dikendarai kakek ini rusak berat di bagian depan. Sementara Yamaha Jupiter yang ditabrak juga mengalami kerusakan di bagian depan.

Istri Ali, kata Anthoni, untungnya hanya mengalami luka ringan. Sementara dua pengendara lain yang terlibat kecelakaan ini yakni Arifin mengalami luka robek pada pelipis mata kanan dan luka pada tangan kanan. Zainal yang berboncengan dengan Arifin luka pada pelipis mata kanan.

Petugas Kantor Sub Perwakilan Jasa Raharja Natuna, Rahmad Ardiansyah, juga mengatakan pihaknya sudah menyalurkan santunan asuransi untuk pihak keluarga korban yang meninggal.

“Kami dari Jasa Raharja jemput bola, untuk pengurusan santunan yang meninggal. Sudah dicairkan Rp 25 juta,” ujarnya.

Menurut Rahmad kendati intensitas lakalantas di Ranai, Natuna, tidak setinggi di kota-kota besar di Kepri seperti Batam dan Tanjungpinang.”Tapi tingkat kefatalan keadaan korban kecelakaan dari data yang dihimpun selama ini cukup besar,” ujar Rahmat. (arn/bpos)

Respon Anda?

komentar