Singkep, Kota Pasca Tambang yang Berbenah Kejar Adipura

547
Pesona Indonesia
Taman Kota Dabo yang akan dibenahi menjelang penilaian Adipura. foto:wijaya satria/batampos
Taman Kota Dabo yang akan dibenahi menjelang penilaian Adipura. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam, optimis dengan keikutsertaan Dabo Singkep, sebagai peserta untuk meraih Adipura 2017. Kota timah yang pernah begitu jaya hingga tahun 80-an ini, kini mulai bangkit lagi menjadi kota kecil yang rindang, teduh dan sehat.

Meski bukan lagi kota jaya penghasil timah, dikatakan Junaidi, Dabo Singkep adalah kota kecil dengan penduduk terbanyak di Kabupaten Lingga. Jumlahnya mencapai 24 ribu jiwa. Aset timah, bangunan-bangunan tua berarsitektur Belanda, fasilitas jalan, objek wisata Pagoda yang berada dipusat kota sisa-sisa kejayaan timah terus dibenahi.

“Secara resmi, Kabupaten Lingga khususnya Singkep kita sudah mendaftar sebagai peserta Adipura Tahun 2017. Surat tersebut telah kita kirimkan ke Gubernur, DPRD dan BLH Provinsi. Semoga penilaian kota kecil kita yang lokusnya di Singkep, meraih Adipura 2017 nanti,” kata Junaidi, Rabu (27/4).

Berdasarkan surat bupati Nomor 660/blh/355 pada tanggal 12 April 2016 lalu, kata Jumadi, Lingga resmi menjadi peserta penilaian Adipura. Saat ini, sambung Junaidi lagi, BLH telah merampungkan SK Bupati Lingga untuk membentuk Tim Pemantau dan Penanggungjawab di tiap-tiap lokasi yang akan menjadi penilaian.

“Sekarang tinggal komitmen semua pihak dan steakholder mendukung harapan kita bersama terwujud. Tim pemantau itu dari beberapa SKPD. Kita juga telah menunjuk Tim evaluasi,” tambahnya.

Pembenahan menuju pencapaian meraih Adipura ini, juga menjadi kerjasama antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Lingga khususnya Singkep menjadi kota kecil yang rindang, teduh dan bersih. Kerjasama semua pihak, lahirnya kesadaran bersama menjaga lingkungan hidup sekitar adalah harapan besar Junaidi.

“Rentang waktu penilaian dari Juni 2016 sampai Desember 2016 nanti. Semoga kita bisa wujudkan dan meraih Adipura. Semangat menjaga lingkungan hidup, harus ditularkan sampai keseluruh desa juga,” tutup Junaidi. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar