BP Batam Pastikan SEZ Batam akan Beri Insentif untuk Investor Canada

1159
Pesona Indonesia
Duta besar Canada untuk Indonesia, Mr. Donald Bobias berbincang dengan Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro
Duta besar Canada untuk Indonesia, Mr. Donald Bobias berbincang dengan Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro

batampos.co.id – BP Batam Terima Kunjungan Kehormatan Duta Besar Canada untuk Indonesia

Hubungan kerjasama antara Canada dan Indonesia khususnya BP Batam telah berlangsung sejak tahun 2002.

CIDA (Canada International Development Agency) bahkan pernah menempatkan tenaga ahlinya untuk membantu membuat logo BP Batam juga menjadi marketing strategi bagi BP Batam.

Di lain pihak, banyak produk-produk Canada yang telah masuk market Indonesia dan cukup dikenal, mulai dari kosmetik, dan keuangan.

Adapun produk Indonesia ada pasaran Canada antara lain kertas, garmen, sepatu, industri kreatif dan lainnya.

Dengan status FTZ Batam semakin membuat Canada tertarik untuk masuk dan ingin tahu lebih banyak terkhusus dalam bidang software, animasi, human resources, auto parts untuk injection molding dan sebagainya.

Dalam rangka menjajaki kerjasama antara Canada dengan Batam, Indonesia, Duta besar Canada untuk Indonesia, Mr. Donald Bobias didampingi Trade Commissioner Canada, Mrs. Melani, melakukan kunjungan kehormatan kepada Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro.

Pertemuan khusus tersebut bertempat di Ruang Rapat Kepala BP Batam, pada Jumat (29/4).

Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama ke Batam bagi Mr. Donald, dirinya menyampaikan bahwa kunjungannnya guna mencari tahu lebih jauh apa keuntungan dari berinvestasi di Batam khususnya bagi pengusaha Canada.

Hal utama utama yang ditanyakan adalah kemudahan untuk perijinan investasi, serta prosedur eksport dan import.

Kepala BP Batam menanggapi dengan optimis kunjungan Kedubes Canada kali ini.

Hatanto manyampaikan bahwa perubahan FTZ menjadi SEZ nantinya tidak akan mengurangi insentif apapun yang telah ditawarkan Batam dalam bentuk Free Trade Zone. Sebaliknya, akan diberikan insentif dan kemudahan lebih bagi para investor yang ingin berinvestasi di Batam.

Jaminan kemudahan juga diberikan dengan percepatan perijinan dan sistem berbasis online. Ditambah lagi dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pertumbuhan investasi Batam dalam hal ini berbagai Kementerian yang tergabung dalam Dewan Kawasan, tentu akan memberikan kepastian investor dalam berinvestasi.

“Kalau ada investor yang tertarik kami persilahkan datanglah kepada kami, Karena kami yang mengelola investasi,” terang Hatanto menyambut baik kelanjutan dari kunjungan ini.

Sektor lain yang langsung menjadi perhatian bagi Mr. Donald adalah industry coklat.

Canada mencari perusahaan Indonesia yang bisa mennyuplai bahan cocoa powder.

Batam memiliki beberapa pabrik coklat yang memiliki focus pada penghasil coklat ekspor.

Hatanto beserta jajaran menyambut baik penjajakan dari Dubes Canada ini. Kedua belah pihak bertekad untuk semakin meningkatkan kerjasama antara kedua negara, dan lebih khusus lagi antara Indonesia terkhusus Batam dengan Canada.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro; didampingi Anggota 2/Deputi Bidang Perencanaan dan Pengembangan, Junino Jahja; Direktur Promosi dan Humas, Purnomo Andiantono; Kepala Biro Perencanaan Program dan Litbang, Horman Pudinaung, dan sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan BP Batam.

Respon Anda?

komentar