Curi Laptop untuk Biaya Pernikahan, Residivis Ditangkap Berkat CCTv

443
Pesona Indonesia
Kapolsek Kundur Kompol Elly Nazarudin (kanan) usai meringkus tersangka Hastomo tengah pencuri laptop di kantor ojek. foto:imam soekarno/batampos
Kapolsek Kundur Kompol Elly Nazarudin (kanan) usai meringkus tersangka Hastomo tengah pencuri laptop di kantor ojek. foto:imam soekarno/batampos

batampos.co.id – Hastomo alias Ajin, 29, berhasil dicokok anggota Polsek Kundur, Jumat (22/4) lalu. Residivis ini diamankan karena diketahui telah mencuri satu unit laptop di kantor Ikatan Keluarga Besar Ojek (IKBO). Pelaku berhasil diringkus saat sedang bekerja mencuci sepeda motor berkat rekaman kamera CCTv.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, kini pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Kundur. Tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 5 ancaman kurungan tujuh tahun penjara .
Kapolsek Kundur Kompol Elly Nazarudin menyebutkan, tertangkapnya tersangka hasil dari rekaman kamera CCTv di tempat kejadian perkara (TKP). Dari kamera CCTv, pelaku diketahui pula melakukan hal serupa di salah satu toko bahan bangunan, dan dua unit kamera CCTv dibuang. Selain itu ada dua CCTv yang masih disimpan pelaku, bersama laptop hasil curian.

“Tersangka ditangkap di tempat kerjanya yakni cucian mobil setelah kita cocokan dengan rekaman CCTv. Saat kita amankan tersangka mengakui semua yang dilakukan termasuk membuang kamera CCTv. Barang bukti berhasil diamankan satu unit laptop dan perlengkapan untuk mencongkel atap,” kata Elly Nazarudin, Kamis (28/4) kemarin.

Sementara Hastomo mengaku terpaksa mencuri untuk menutupi biaya pernikahan dengan tunangannya yang akan dilangsungkan Juni mendatang. Hastomo mengakui jika pada tahun 2003 pernah dihukum selama satu tahun dalam kasus yang sama alias residivis.

Disebutkan, laptop diambil dengan cara mencongkel atap dan merusak plafon kantor IKBO pada pukul 04.00 WIB. Setelah berhasil masuk ia sempat membuka laci namun tidak ditemukan uang, akhirnya membawa laptop.

“Rencananya uang hasil penjualan laptop curian untuk biaya nikah pada bulan Juni mendatang. Penghasilan sebagai pekerja cuci mobil hanya cukup untuk makan, sementara waktu pernikahan semakin dekat,” ujar Hastomo pasrah. (ims/bpos)

Respon Anda?

komentar