Daerah Ini Dapat Tambahan 50 KK Transmigran

605
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Program transmigrasi di Kabupaten Rejang Lebong terus berjalan. Tahun 2016 ini sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) peserta transmigrasi dari Pulau Jawa akan kembali menambah jumlah penduduk Rejang Lebong.

Khususnya para transmigran di wilayah Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), seiring telah selesainya sarana perumahan di lokasi transmigrasi Bukit Merbau Desa Bukit Batu Kecamatan PUT, Curup, Lampung.

“Lokasi transmigrasi Bukit Merbau tersebut jika tidak ada hambatan akan diisi pada tahun 2016 ini, diisi oleh peserta transmigrasi dari Pulau Jawa berjumlah 50 KK. Pembangunan pemukimannya telah selesai dilakukan pada tahun anggaran 2015 lalu oleh pusat,” ujar Kabid Transmigrasi Dinsosnakertrans Rejang Lebong, M Ali SH, Kamis (28/4).

M Ali mengatakan, sejauh ini di lokasi transmigrasi Bukit Merbau tersebut sudah ada perumahan. Di lokasi tersebut juga sudah terdapat sarana air bersih dari sumur gali dan meubeler untuk persiapan sekolah verial (kelas jauh) SD Bukit Batu, serta lahan pertanian seluas 1,5 hektar untuk masing-masing KK peserta trans.

“Semua sudah siap, mudah-mudahan tidak ada yang kurang lagi. Bahkan di lokasi sudah ada di kamp dan lahan pertanian untuk dikelola oleh para warga trans tersebut,” ungkapnya.

Terkait sumber penerangan, dipastikan nantinya lokasi trans Bukit Merbau tersebut tidak menggunakan listrik PLN. Melainkan akan menggunakan penerangan bertenaga surya. Pasalnya Dinsosnakertrans telah mengajukan usulan pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kepada Kementrian. Agar masyarakat di lokasi trans tidak merasa terisolir lantaran tidak memiliki penerangan.

“Untuk penerangan kami sudah usulkan ke Kementrian untuk pengadaan PLTS, mudah-mudahan dapat juga segera terealisasi usulan tersebut,” jelasnya.

50 KK yang akan menjadi warga trans Bukit Merbau tersebut berasal dari 3 daerah di Pulau Jawa, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur dan Provinsi Banten. Hanya saja untuk rincian masing-masing KK per provinsi belum diketahui secara pasti. “Sampai saat ini juga belum diketahui waktu kedatangan warga Transmigrasi tersebut ke lokasi Bukit Merbau ini, namun setidaknya kami sudah mempersiapkan semuanya,” pungkasnya. (JPG)

Respon Anda?

komentar