Dinsos Kepri Siap Fasilitasi Kabupaten yang Ingin Bedah Desa

363
Pesona Indonesia
Rumah pelantar di Natuna. foto:cipi ckandina
Rumah pelantar di Natuna jadi sasaran bedah desa. foto:cipi ckandina

batampos.co.id – Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Kepri siap memfasilitasi program bedah desa bilamana memang ada pemerintah kabupaten yang hendak melaksanakannya. Baik program itu hendak dilaksanakan tahun ini atau tahun depan. Fasilitasi yang bisa diberikan Dinsos Kepri adalah penyampaian dan pemaparan program tersebut di tingkat Kementerian Sosial RI.

“Karena setelah ikut rapat di tingkat pusat, memang ada alokasinya di Kementerian Sosial,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri, Edi Roviano, belum lama ini.

Karena itu, Edi menegaskan, alangkah baik bila pemerintah daerah bisa selekas mungkin menyusun proposal pengajuan program bedah desa tersebut. Untuk kemudian bisa diajukan ke Dinsos Kepri.

Setelah itu, sambung Edi, pihaknya akan memfasilitasi pemerolehan bantuan bedah desa tersebut ke pemerintah pusat. Dengan penerusan semacam ini, diyakininya akan memudahkan proses pengabulan pengajuan bantuan. Karena beberapa waktu lalu, Edi mengaku, mengetahui Menteri Sosial Khafifah Indar Parawansa pernah mengutarakan sedemikian itu.

Kapan sebaiknya proposal dari daerah itu bisa diajukan? Edi menjelaskan, lebih cepat tentu lebih baik. “Karena yang mengajukan nanti itu pasti bukan dari Kepri saja. Ada banyak daerah yang sudah hendak menyasar bantuan itu. Kalau bisa di semester satu ini, kenapa tidak,” jelasnya.

Namun, tambah Edi, pengajuan itu mesti benar-benar sudah mempertimbangkan kebutuhan dan kesiapan di masing-masing daerah. Jangan sampai, karena persiapan kurang matang, malah menambah masalah baru.

“Kalau pemerintahnya sudah oke, masyarakatnya juga sudah mengiyakan, dan seluruh persyaratan sudah lengkap, bisa segera diajukan proposalnya ke Dinsos Kepri,” bebernya.

Sementara ini, Kemensos RI memang punya atensi khusus terhadap pengentasan kemiskinan di penjuru negeri. Perhatian dan prioritas semacam ini, kata Edi, akan sangat disayangkan bila memang tidak dimaksimalkan. Dinsos Kepri sendiri menyasar banyak alokasi bantuan pengentasan kemiskinan yang bisa dibawa ke Kepri. Baik itu rehabilitasi rumah tidak layak huni yang memang jadi prioritas Gubernur Kepri maupun kegiatan-kegiatan sedemikian.

“Pak Gubernur memang punya atensi besar di pengentasan kemiskinan. Walau anggaran Dinsos Kepri terbatas, kami masih bisa mencarinya di pemerintah pusat,” pungkasnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar