Erick Thohir: Potensi Batam Luar Biasa, Tapi Tak Dikelola dengan Baik

1494
Pesona Indonesia
Erick Thohir. Foto: istimewa
Erick Thohir. Foto: istimewa

batampos.co.id -Pengusaha kelas kakap yang juga pemilik klup sepakbola Inter Milan Erick Thohir menilai, potensi Batam untuk menjadi pusat perdagangan, industri, alih kapal, dan basis perekonomian potensinya sangat besar. Namun sayang, Batam belum dikelola dengan baik sehingga masih tertinggal jauh dari daerah lain.

“Untuk mendongkrak daya saing Batam, maka yang paling diperlukan adalah mempermudah perizinan di Batam,” Kata Erick Thohir, saat hadir sebagai pembicara di acara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam di Ballroom Haris Hotel, Kamis (28/4/2016).

Ia mengaku bahwa pengusa punya peranan penting dalam pengembangan negara Indonesia. Menurutnya, untuk bisa bersaing dalam dunia global, maka pengusaha harus bisa melihat peluang yang ada.

“Batam diuntungkan karena dekat dengan negara lain yang potensial. Ini yang masih kurang maksimal dimanfaatkan. Kalau perizinan dipercepat akan makin banyak investor ke Batam,” katanya.

Menurutnya, salah satu langkah untuk meningkatkan daya saing Batam adalah mensinergikan visi di antara semua pengusaha dan pemerintah di Batam.

Selain itu, semua infrastruktur harus dilengkapi dan berstandar internasional, sehingga saat investor datang, mereka tak ragu. Tak hanya itu, semua lini birokrasi juga harus mudah, cepat, berbiaya kecil alias tidak ada pungli.

Insentif juga sangat diperlukan bagi investor yang menanamkan modalnya di Batam. Dengan status FTZ maupun KEK, Batam sejatinya bisa bergerak cepat dan lebih maju dari daerah lainnya, namun faktanya tidak.

Hal inilah menurut Erick Thohir harus dicari akar persoalannya, kemudian dipecahkan sehingga semua hambatan investasi bisa diatasi. “Sinergi semua lini juga sangat diperlukan,” katanya.

Hadir juga dalam acara ini dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kepala BP Batam Hatanto Reksodiputro, Ketua Apindo Kepri Cahya, kedutaan Indonesia untuk Singapura, Wakil ketua II DPRD Kota Batam Iman Sutiawan, dan sejumlah asosiasi pengusaha yang tergabung dalam Kadin Batam.

Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk, mengatakan daya saing Batam ini tidak terlepas dari sinergi dari pengusaha dan pemerintah. “Pengusaha semua harus bersatu, dengan semangat energi yang baru maka mari kita tingkatkan daya saing Batam,” katanya.

Menurutnya, pemerintah dan pengusaha harus sinergis untuk membangun Batam. “Pemerintah dan pengusaha harus bersinergi,” katanya.

Sementara Wakil WaliKota Batam Amsakar Achmad dalam sambutannya juga mengaku senang melihat pengusaha sudah mulai bersatu. Menurutnya, selama ini pengusaha di Batam terlihat kurang harmonis.

“Jadi di antara pengusaha sudah mulai harmonis. Dan memang acara ini memang sangat penting,” katanya.

Kata Amsakar, persoalan kontraproduktif yang pernah muncul di masa lalu, seharusnya tidak lagi muncul di masa mendatang. Di mana menurutnya, selama ini hubungan kelembagaan di Batam ini yang perlu dibenahi.

“Batam ini sama dengan daerah lain. Tetapi yang buat Batam luar biasa adalah gontok-gontokan,” katanya.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di Batam ini melaju sangat lambat dibanding dengan daerah lain sejenis di asia Tenggara.

“Kalau kita ini lari Marathon, kalau daerah asing itu lari sprint. Makanya dengan pimpina BP Batam yang baru akan ada semangat baru. Dan akan tetap sinergis,” katanya. (ian/bp)

Respon Anda?

komentar