Kurang Sebulan, DPRD Provinsi Kepri Kehilangan Dua Anggotanya

489
Pesona Indonesia
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat memimpin rapat paripurna. foto:humas pemprov
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat memimpin rapat paripurna. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak menegaskan, apapun yang terjadi dalam dinamika lembaga legislatif selama periode kepemimpinannya, fungsi-fungsi dan kerja-kerja legislasi tetap berjalan. “Ini yang paling penting. Saya dan teman-teman lain tetap bekerja memberikan yang terbaik,” ungkap Jumaga, kemarin.

Memang segalanya seperti tiba-tiba dan seolah-olah tidak mudah. Tapi, Jumaga beserta jajarannya tidak mau terlalu berlarut-larut meratapi sebuah dinamika yang tidak pernah terduga. Dalam waktu kurang dari sebulan, jajaran DPRD Provinsi Kepri kehilangan dua anggotanya.

Pertama adalah Erianto dari Fraksi Demokrat Plus, yang tersandung kasus dugaan korupsi. Kini, statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, sehingga tidak bisa melaksanakan fungsi legislatif yang diembannya dan mengikuti serangkaian pemeriksaan di Kepolisian Daerah Kepri.

Lalu yang kedua adalah Sofyan Samsir dari Fraksi Partai Golkar. Anggota legislatif dari daerah pemilihan Natuna-Anambas ini berpulang, Selasa (26/4) kemarin. “Itu semua kekuasaan Tuhan. Kita kan tidak pernah tahu,” ungkap Jumaga.

Bila ditanya apakah jajaran DPRD Kepri kehilangan atas berpulangnya Sofyan Samsir, Jumaga mengiyakan. Di mata Jumaga, Sofyan adalah seorang anggota legislatif yang baik, pintar, disiplin, dan sangat aspiratif. Terbukti, selama tiga periode berturut-turut masyarakat Anambas-Natuna mempercayakan aspirasinya kepada Sofyan. “Nah itu buktinya. Beliau juga tidak neko-neko,” kata Jumaga.

Kehilangan ini menurut Jumaga bukan sebuah alasan untuk tetap larut dalam kesedihan. Karena itu, ia menegaskan seluruh jajarannya tetap bekerja sebagaimana fungsi dan tugasnya. Lagi pula, sambung Jumaga, DPRD Provinsi Kepri masih punya banyak agenda yang mesti segera diselesaikan. “Soal pergantian itu nanti jadi urusan partainya. Tapi, yang jelas, kami yang sekarang ini ada di DPRD tetap bekerja dan bertugas sebagaimana biasanya,” pungkasnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar