Masa Jabatan Plt Sekda Kepri akan Berakhir, Segera Tunjuk Penggantinya

873
Pesona Indonesia
Plt Sekda Kepri Reni Yusneli. foto:humas pemprov
Plt Sekda Kepri Reni Yusneli. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Jabatan Reni Yusneli selaku pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kepulauan Riau akan berakhir 19 Mei nanti. Bali Dalo, Kuasa Hukum Pemerintah Provinsi Kepri mengatakan, ini sesuai dengan amanat pasal 214 ayat 3 Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Penunjukan saudari Reni Yusneli sebagai Plt Sekda Kepri adalah untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda Kepri karena saudara Robert Iwan Loureaux selaku Sekda definitif meninggal dunia. Maka masa jabatan saudari Reni Yusneli sebagai Plt Sekda Kepri paling lama berusia tiga bulan,” kata Bali Dalo dalam konferensi pers di Hotel Harmoni One, Kamis (28/4).

Reni Yusneli menduduki kursi Plt Sekda Kepri sejak 4 Februari lalu. Ia ditunjuk langsung oleh Penjabat Gubernur Kepri, Nuryanto. Namun, menurut Bali Dalo, penetapan itu juga bertentangan dengan pasal 214 ayat 1 UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Yakni, bahwa jika Sekretaris Daerah Provinsi berhalangan melaksanakan tugasnya, tugas Sekretaris Daerah Provinsi dilaksanakan oleh penjabat yang ditunjuk oleh Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat atas persetujuan Menteri. Dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) baru memberikan persetujuan tanggal 19 Februari melalui surat bernomor 807.2/542/SJ.

“Artinya, jabatan Plt Sekda Kepri yang diemban oleh Reni Yusneli baru mulai berlaku terhitung sejak tanggal 19 Februari 2016 bukan tanggal 4 Februari 2016,” ujarnya.

Lantaran masa jabatan itu segera berakhir, Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun wajib menunjuk kembali Plt Sekda Kepri yang sudah ada atau menunjuk Plt Sekda Kepri yang baru. Penunjukan ini dapat dilakukan selambat-lambatnya tanggal 19 Mei. Atau bahkan sebelum tanggal itu. Ini sembari menunggu proses persiapan sekda definitif.

“Tetapi untuk lebih menjamin keharmonisan dan kelancaran pembangunan Provinsi Kepri, saya menyarankan Plt Gubernur Kepri untuk tidak mempertahankan Plt Sekda Kepri yang ada,” katanya lagi.

Bali Dalo lebih ingin Nurdin menunjuk Plt Sekda Kepri yang baru. Sebab, Plt Sekda Kepri yang sudah ada – Reni Yusneli, menurutnya, sudah terang-terangan menunjukkan ketidaktaatan pada atasan. Yakni, pada saat membuat laporan polisi tanggal 15 April di Markas Kepolisian Daerah Kepri tentang dugaan Tindak Pidana Pemalsuan Surat dan/atau Menggunakan Surat Palsu tanpa koordinasi dengan Plt Gubernur. Hal tersebut tidak sesuai dengan ketentuan pasal 5 ayat 2 UU nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengatur kode etik dan kode perilaku.

Selain itu, Reni juga melanggar Surat Edaran nomor 106/0978/SET yang ia buat sendiri. Surat edaran tertanggal 18 April itu mewajibkan seluruh PNS menggunakan pakaian Korpri saat memperingati Hari Otonomi Daerah XX tingkat Provinsi Kepri.

“Yang bersangkutan hadir tapi tidak menggunakan pakaian Korpri,” tutur Bali Dalo. (ceu/bpos)

Respon Anda?

komentar