Pendaftar Bintara Khusus Sumber Sarjana Sepi Peminat

1222
Pesona Indonesia
Kabag Sumda Polresta Barelang, Kompol Helfi Nawazir. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Kabag Sumda Polresta Barelang, Kompol Helfi Nawazir. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Pendaftaran Bintara Khusus Sumber Sarjana tahun 2016 di Polresta Barelang masih sepi peminat. Semenjak pendaftarannya dibuka pada 7 April lalu, hingga Kamis kemarin (28/4) tercatat baru ada satu orang yang sudah menyerahkan berkasnya kepada Panitia penerimaan di Polresta Barelang.

“Pendaftaran bintara khusus sumber sarjana hingga kemarin (Kamis) baru terdaftar satu orang,” ungkap Kabag Sumda Polresta Barelang, Kompol Helfi Nawazir, Jumat (29/4).

Nawazir berharap kepada warga Kota Batam agar segera mendaftar, karena pendaftaran hanya tersisa satu hari lagi (Sabtu 30/4/2016).

“Pendaftaran akan ditutup besok, bagi yang belum mendaftar agar segera mendaftar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Polresta Barelang sudah melakukan sosialisasi terkait Penerimaan Bintara Khusus Sumber Sarjana ini. Antara lain dengan memasang spanduk di berbagai lokasi, publikasi di media cetak maupun elektronik, maupun sosialisasi oleh Bhabinkamtibmas pada pertemuan-pertemuan di masyarakat.

“Sosialisasi telah kita lakukan sejak jauh-jauh hari. Mulai dari pemasangan spanduk, sosialisasi, hingga publikasi melalu media, dan radio,” katanya.

Helfi Nawazir menjelaskan, pendaftaran Penerimaan Bintara Khusus Sumber Sarjana sudah dibuka secara online sejak 7 April – 30 April 2016 melalui website http://www.penerimaan.polri.go.id.

“Belum tahu penerimaannya berapa orang, kita lihat animonya dulu, nanti baru dikirimkan ke Polda. Nanti Polda yang akan tentukan kuotanya,” jelasnya.

Sementara itu, pendaftaran calon Bintara menjadi yang paling tinggi peminatnya, hingga Kamis (28/4) lalu tercatat ada 468 orang yang telah mendaftarkan dirinya.

“Untuk bintara ini yang paling banyak peminatnya, dari catatan yang kita punya jumlah pendaftarnya saat ini telah mencapai 468 orang,” terangnya.

Helfi Nawazir menjelaskan banyaknya pendaftar tidak lolos di seleksi awal kebanyakan terkait dengan masalah tinggi badan.

“Banyak yang tidak lolos karena masalah tinggi badan. Karena kurang satu mili saja peserta langsung gugur,” jelasnya.

Selain masalah tinggi badan peserta juga diharuskan menyiapkan surat pernyataan belum pernah memiliki anak dan belum menikah. Karena sebelumnya banyak ditemukan anggota polisi yang telah lulus memiliki anak atau sudah menikah.

“Kita tidak akan memberikan toleransi terhadap masalah ini. Jika setelah lolos dan diketahui mempunyai anak, langsung diberikan sanksi pemecatan,” pungkas Helfi Nawazir. (eggi)

Respon Anda?

komentar