Polda Kirim Contoh Tanda Tangan Almarhum Sani ke Labfor Mabes Polri

514
Pesona Indonesia
HM sani saat masih hidup. Foto: cecep mulyana/batampos
HM sani saat masih hidup. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Polda Kepri terus mengusut dugaan pemalsuan tanda tangan mantan Gubernur Kepri Alm M Sani. Pada Senin (25/4) lalu, pihak penyidik sudah mengirimkan dokumen yang diduga merupakan tanda tangan palsu milik Alm M Sani. Selain itu juga dikirimkan dokumen pembanding, yakni contoh tanda tangan asli milik mantan Gubernur Kepri tersebut.

“Sudah, kami kirimkan ke Labfor Mabes Polri di Medan,” kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol, Adi Karya Tobing pada Batam Pos (grup batampos.co.id), kemarin.

Adi mengatakan dirinya masih menunggu hasil dari labfor tersebut. Sembari menunggu hasil itu, subdit III telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang. “Ada sebanyak enam orang yang sudah kami periksa. Tapi semuanya masih sebatas saksi,” ujarnya.

Salah satu yang sudah diperiksa tersebut yakni pelapor dari dugaan kasus tanda tangan palsu ini, Plt Sekda Provinsi Kepri Reni Yusneli. Mengenai kapan ajudan dari Alm M Sani diperiksa? Adi mengungkapkan pihaknya akan memanggil ajudan tersebut dalam waktu dekat. “Nanti kami akan panggil,” ujarnya.

Kasus ini mencuat, bermula dari adanya surat SK Pansel pemilihan pejabat tingkat madya di Provinsi Kepri. Saat melihat surat tersebut, Reni Yusneli melihat adanya kejanggalan dari tanda tangan Alm M Sani. Sehingga pada Kamis (14/4) lalu, Reni melaporkan pemalsuan tanda tangan ini ke Mapolda Kepri. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar