Hilang Lima Hari, Janda Beranak Empat Ditemukan Tewas

1421
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Dikabarkan menghilang selama 5 hari, akhirnya Sandra (38) ditemukan telah meninggal di Benih Raya Marina, Sekupang dengan kondisi badan yang telah mengeluarkan aroma tidak sedap, Sabtu (30/4).

Salah satu keluarga korban yang dijumpai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuturkan saat itu Sandra meminta izin untuk pergi menjemput uang di Merlion setelah sebelumnya di telepon oleh seseorang terlebih dahulu.

Sandra yang saat terakhir kali meninggalkan rumahnya yang beralamat di Laguna Raya Blok V no 97, Sagulung, Pergi dari rumah dengan menggunakan sepeda motor matic Suzuki Nex BP 6728 GE bewarna hijau, Senin (25/4) sekira pukul 22.30 WIB.

“Sempat dilarang sama ibu ketika dia mau pergi, namun dia tetap pergi,” ungkap saudara korban Jelmi Sandra.

Jelmi mengungkapkan pihak keluarga sempat mencoba menghubungi janda beranak empat itu pada malam ia meninggalkan rumah. Namun, saat dihubungi handphonenya sudah tidak aktif lagi.

“Karena nomornya gak aktif saat kita hubungi, besoknya kita langsung membuat laporan ke Polsek Sagulung,” terang Jelmi.

Selain membuat laporan kepada pihak kepolisian, Jelmi mengungkapkan keluarga juga sudah berusaha mencari keberadaan korban dengan menghubungi teman terdekat Sandra.

“Kita juga sudah menghubungi teman-temannya, namun dari keterangan temannya menuturkan tidak mengetahui sama sekali,” jelas Jelmi.

Berdasarkan pantauan batampos.co.id, Sandra ditemukan dengan menggunakan baju tidur berwarna pink, dan hanya menggunakan celana dalam. Selain itu, di lokasi kejadian juga ditemukan barang bukti berupa helm, sandal jepit, aqua botol, rokok marlboro, baju, celana, dan jam tangan.

Sementara itu, sepeda motor korban jenis Suzuki Nex tidak ditemukan dilokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian yang ditemukan di TKP mengatakan pihak saat ini masih menunggu hasil otopsi rumah sakit untuk mengetahui apa penyebab meninggalnya korban.

“Kita tunggu hasil dari rumah sakit dulu,” ungkapnya singkat. (eggi)

Respon Anda?

komentar