Polisi Kirimkan Berkas Kasus Korupsi Bansos Natuna ke Kejati

825
Pesona Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Kepri Erianto. Foto: dok. dprd kepri
Anggota Komisi III DPRD Kepri Erianto. Foto: dok. dprd kepri

batampos.co.id – Polda Kepri mengirimkan berkas kasus anggota DPRD Kepri Erianto ke Kejati pada Jumat (29/4). Politisi Demokrat yang tersangkut kasus korupsi Bansos Pemkab Natuna ini, sudah menjalani pemeriksaan dan mendekam di penjara Polda Kepri selama satu minggu.

“Sudah, kami kirimkan tadi,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Arif Budiman, kemarin.

Arif mengungkapkan ratusan lembar berkas yang dikirimkan, akan mendapat balasan dari Kejati pada dua minggu lagi. “Apakah p19 atau p21, kami tunggu balasan dari Kejati,” ungkapnya.

Dengan telah dikirimkannya dua berkas kasus tersangka bansos Natuna ini, membuat Arif sedikit memiliki ruang, untuk menyelidiki tersangka lainnya yang ikut mencicipi uang negara ini.

“Kami akan terus melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Mengenai tersangka baru kasus ini, Arif tak ingin tergesa-gesa menetapkan status tersangkanya. “Sabar dulu, ada prosesnya,” ucapnya.

Kasus Bansos Natuna ini, terjadi pada tahun anggaran 2011,2012 dan 2013. Selama tiga tahun tersebut, Kedua tersangka tersebut berhasil mencairkan uang negara sebesar Rp 4,450 miliar. Tapi dalam prosesnya, uang tersebut ditenggarai digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Tersangka hanya mempertanggungjawabkan sebanyak Rp 1,2 miliar saja, selebihnya uang tersebut entah keman perginya,” ujar Arif. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar