Tamadun Melayu Cara Melestarikan dan Mengenalkan Budaya

922
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Batam menyelenggarakan Tamadun Melayu Festival Kampoeng Toea 2016 diselenggarakan dari tanggal 29 -30 April 2016 bekerjasama Tim Penggerak PKK Kota Batam di Gedung Sri Indra Sakti, Belakang Padang (29/04).

Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Batam  Yusfa Hendri, M.Si yang juga Ketua Panitia melaporkan bahwa Kegiatan ini merupakan sebuah perhatian pemerintah Kota Batam akan budaya melayu terhadap peradaban sesuai dengan zaman dan menjadi daya tarik pariwisata Kota Batam.

“Kita perkenalkan budaya melayu melalui Kuliner, panggung teater, parade tari, pantun, Dengan tema “Batam menari melayu menyapa dunia” ujar Yusfa dalam laporannya.

Kegiatan ini diharapkan Budaya Melayu dan Peradaban Melayu menjadi Daya tarik bagi masyarakat Dunia.

Ketua Rumpun Khazanah Warisan Batam (RKWB) Machmur Is mail yang turut hadir sangat berbahagia Kembali ke Belakang Padang karena bisa mengenang masa lalu. Beliau juga sangat berbahagia dapat diselenggarakan kegiatan ini di Belakang Padang.

Kegiatan Tamadun Melayu Festival Kampoeng Toea ini juga diselenggarakan bertepatan dengan dalam rangka hari tari sedunia pada hari ini 29 April.

Walikota Batam, Muhammad Rudi membuka kegiatan ini bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Ny. Marlin Agustina Rudi dengan pemotongan pita dan pelepasan balon. Didampingi juga Danlanal Batam Bapak Eko suyatno.

Dalam sambutannya Muhammad Rudi yang juga Datuk Setia Amanah menyampaikan seperti kata pepatah”Takkan Hilang Melayu dibumi” bukan melayu yang hilang tetapi budayanya, oleh karena itu kita sebagai masyarakat kita harus menjaganya” ujar Rudi.

“Mari kita jaga budaya Melayu yang ada sekarang biar anak cucu kita bisa menikmatinya dan Dunia mengenalnya” ujar Rudi dalam sambutannya.

Rudi menambahkan kedepan di belakang Padang akan lebih banyak lagi even kebudayaan sehingga Budaya melayu semakin terjaga sebagai jati diri Batam.

Pada kesempat tersebut Rudi beserta Muspida berkesempatan bermain Gasing

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan  penampilan Dzikir Bermadah Tim Penggerak PKK Kota Batam juga persembahan Tari wan Sendari dari Sanggar Wan Sendari dan Tari Duriangk  satu dan dua pada Parede Tari Kota Batam tahun 2016 tarian  Duriangkang dari sanggar duta Sanggar  wan sendari.

Walikota Batam, Muhammad Rudi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Ny. Marlin Agustina Rudi dan rombongan mengunjungi stand bazar kuliner tradisional, Foto – foto Batam Tempo Dulu, peninggalan tempo dulu dan alat – alat permainan tempo dulu.

Masyarakat Belakang Padang juga mempersembahkan permainan tradisional yang mulai jarang kita temui. Seperti permainan congkak, gasing dan engrang.

Dalam kesempatan ini Walikota Batam, Muhammad Rudi juga mencoba untuk memainkan permainan gasing, yang merupakan permainan traditional yang mulai sulit ditemui.

Turut hadir pula Forum FKPD Kota Batam, Kapolsek Belakang Pandang, Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Camat Belakang Padang, Kepala Kantor Agama Kecamatan Belakang Padang, Tokoh Masyarakat Kecamatan Belakang Padang, Alim Ulama, Lembaga Adat Malayu Kecamatan Belakang Padang, SKPD Pemko Batam, Camat se – Kota Batam dan Masyarakat Belakang Padang. (mta)

Respon Anda?

komentar