Warga Natuna Keluhkan Jaringan Telepon Seluler Payah

527
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Sejak sepakan terakhir, masyarakat di Ranai mengeluhkan sulitnya menggunakan komunikasi telepon seluler. Khusus di Ranai, sudah menggunakan layanan 3G, namun belakangan layanan operator seluler tidak bisa digunakan.

Kondisi ini menyebabkan berbagai kalangan dan profesi masyarakat mengeluh. Bahkan gawatnya, hingga sulit untuk menelepon sesama operator.

“Sekarang kalau nelepon, gak ada suara didengar. Hanya pulsa disedot, kan bikin jengkel,” ujar Hardi warga di Ranai, Jumat (29/4).

Di Natuna, saat ini sudah terdapat layanan operator telepon seluler. Namun layanannya belum optimal.

“Di ponsel memang sudah muncul layanan 3G, tapi mau video call tak bisa, kadang ngirim SMS dipending sekarang,” ujar Windra seorang pegawai dilingkungan Pemkab Natuna.

Bupati Natuna terpilih Hamid Rizal sebelumnya mengatakan, salah satu persoalan Natuna yang belum teratasi adalah telekomunikasi. Masyarakat masih sulit mengakses berbagai komunikasi.

Menurut Bupati Natuna periode tahun 2001 ini, semestinya persoalan telekomunikasi di daerah perbatasan merupakan prioritas. Apalagi Natuna adalah daerah wisata.

Hamid mengaku, persoalan telekomunikasi di Natuna yang masih terbatas merupakan langkah awal membangun Natuna, supaya lebih dikenal dunia luar. Terutama pemerataan komunikasi pulau-pulau terluar.

“Tentu mempromosikan pariwasata itu tidak terlepas alat penunjang, yakni telekomunikasi yang lancar. Bagaimana wisatawan mengakses wisata Natuna, kalau telekomunikasi kayak sekarang, mau BBM dan lainnya saja sulit,” ungkap Hamid kemarin di Ranai.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar