Ngeri! Dalam Sebulan Sembilan Warga Dibegal

436
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Dalam satu bulan terakhir, sembilan warga Lampung Barat menjadi korban begal. Kali terakhir dialami Mutakim, warga Pemangku Pungkalan Barat RT 01/RW 06 Pekon Tuguratu, Kecamatan Suoh, Jumat (29/4).

Peristiwa itu terjadi di tanjakan Pandi, Pekon Desa Gunungdoh, Kecamatan Bandarnegeri Semuong, Tanggamus sekitar pukul 15.00 WIB. Korban harus merelakan motor Honda Revo BE 4905 VM miliknya dibawa kabur.

Camat Suoh Selamat Purwoko mengatakan, selain kehilangan motor, korban juga ditusuk bahu kiri. ”Pelakunya lebih dari dua orang. Saat kejadian, korban berusaha mempertahankan sepeda motor. Ia kemudian dianiaya,” kata Selamat seperti dikutip dari Bengkulu Ekspres (Jawa Pos Group).

Ia berharap aparat kepolisian menuntaskan aksi pembegalan yang meresahkan tersebut. terlebih, peristiwa itu beberapa kali dialami warga Suoh. ”Kami berharap pelakunya bisa segera ditangkap dan mendapatkan hukuman yang setimpal. Sebab kerugian akiabat pembegalan itu cukup besar,” ujarnya.

Kapolres Lampung Barat AKBP Andy Kemala mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Tanggamus. Ia juga mengimbau masyarakat berhati-hati saat berkendara.

Sebelumnya anggota DPRD Lambar Sugeng Kinaryo Adi berharap Polda Lampung, Polres Lambar dan Tanggamus meningkatkan penjagaan di perbatasan Suoh dan Tanggamus, tepatnya di Gunungdoh.

”Dari laporan masyarakat, setidaknya sudah ada delapan motor milik warga Suoh dan Bandarnegeri Suoh diambil paksa oleh kawanan begal. mereka beraksi di Talang Lahat, tepatnya di bawah Blok 3,” kata anggota dewan dari daerah pemilihan II ini.

Hal sama juga diungkapkan Selamet Purwoko.”Warga Suoh dan Kecamatan Bandarnegeri Suoh banyak yang menjadi korban di perbatasan Suoh- Tanggamus,” kata dia.

Sementara kemarin, Sofyan, warga Kampung Gunungbatin Baru, Kecamatan Terusannunyai, Lampung Tengah menjadi bulan-bulanan warga. Lelaki 35 tahun ini diamankan warga Kampung Terbanggibesar, Kecamatan Terbanggibesar sekitar pukul 13.00 WIB lantaran diduga terlibat pencurian dengan kekerasan (curas).

”Ada begal yang ditangkap warga. Sekarang sudah diamankan di Mapolsek Terbanggibesar. Satu rekannya yang kabur sedang dalam pengejaran,” kata Dono.

Sementara Kapolsek Terbanggibesar Kompol Nelson F. Manik belum mau memberikan keterangan.

Sebelumnya Bambang (26), warga Kampung Haduyangratu, dihajar massa di Kampung Karangtanjung, Kecamatan Padangratu, Sabtu (27/2). Polisi yang datang langsung mengamankan pemuda itu dan membawanya ke rumah sakit.

Bambang diduga membegal di Kampung Margorejo, Kecamatan Padangratu. Korbannya Asimah (40), warga setempat. Ia berhasil dibekuk warga Kampung Karangtanjung saat melintas.

Selain menghakimi Bambang, warga juga membakar motor Yamaha Vega ZR yang diduga digunakan untuk beraksi. Bambang sempat dibawa ke puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit UmumDaerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM).

Menurut Asimah, peristiwa itu terjadi ketika dirinya pulang menjemput anaknya dari sekolah. Tiba-tiba ada dua pemuda menghentikan motor Honda Revo Absolut BE 3719 VE yang dibawanya.

”Mereka mendorong saya dan anak saya. Kemudian motor direbut. Saya cuma bisa menjerit minta tolong,” ujarnya. (JPG)

Respon Anda?

komentar