Pembunuh Sandera Ternyata Sang Kekasih, Ini Alasannya

2238
Pesona Indonesia
Kapolsek Sekupang Ferry Aprizon SE (Baju Polisi) mengintrogasi  Kevinsius Kanis, pembunuh Sandra di Mapolsek Sekupang, Minggu (1/5/2016). Foto: istimewa
Kapolsek Sekupang Ferry Aprizon SE (Baju Polisi) mengintrogasi Kevinsius Kanis, pembunuh Sandra di Mapolsek Sekupang, Minggu (1/5/2016). Foto: istimewa

batampos.co.id – Kevinsius Kanis, 27, pembunuh eltji Trentje Zandra Jawar alias Sandra ternyata memiliki hubungan spesial. Mereka sepasang kekasih.

Kevin, sapaan pelaku berhasil dibekuk tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Kepri, Unit Buser Tanjungpinang dan Polresta Barelang di Perumahan Palm Mas, Batu 5 Atas, Tanjungpinang, Minggu (1/5/2016) pagi terpaksa ditembak kaki kirinya karena kata polisi Kevin hendak melarikan diri saat dibekuk.

Baca JugaL: Tersangka Pembunuh Sandra Dibekuk di Tanjungpinang

Kevin mengaku nekad menghabisi nyawa kekasihnya karena masalah uang. Ya, Kevin kesal karena uang yang ia berikan pada sang pacar ternyata tak ditabung, tapi dihabiskan korban.

Nah, pada Senin (25/4/2016) lalu sekitar pukul 23.00 WIB, Sandra dihubungi Kelvin untuk bertemu dan meminta uangnya dikembalikan.

“Tapi korban tak bisa mengembalikan lagi,” ujar Kapolsek Sekupang, Kompol Fery Afrizon.

Kelvin marah karena uang yang ia berikan ke keasihnya itu ternyata ingin ia gunakan untuk pulang kampung dan melihat orangtua yang sakit, sekaligus memberi bantuan kepada orangtuanya itu.

Akhirnya, saat keduanya bertemu, terjadi pertengkaran hebat. Kelvin yang terbakar emosi pun melayangkan kayu broti ke kepala Sandra. Janda empat anak ini pun tumbang dan tewas.

Baca Juga: Hilang Lima Hari, Janda Empat Anak Ditemukan Tewas

Kevin meninggalkan jasad Sandra di tanah kosong bersemak di Perumahan Laguna Raya, Marina Sekupang. Kevin kemudian kabur ke Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian mengatakan pihaknya masih mendalami kasus ini. Bisa jadi ada alasan lain selain persoalan uang. Apalagi korban ditemukan tewas di semak-semak di belakang Perumahan Laguna Raya, Marina Sekupang, hanya mengenakan baju tidur pink dan pakaian dalam. (eggi/opi)

Respon Anda?

komentar