Wushu Siapkan 38 Wasit Nasional Porprov dan PON

680
Pesona Indonesia
Wasit wushu Sumbar bersama usai pelatihan 7 hari di Anai Resor hingga 30 April kemarin.
Wasit wushu Sumbar bersama usai pelatihan 7 hari di Anai Resor hingga 30 April kemarin.

batampos.co.id — Menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Olahraga Nasional mendatang, cabang olahraga (cabor) Wushu lakukan pembekalan SDM berkaitan dengan legalitas perwasitan.

Salah seorang wasit tingkat internasional dari Indonesia, Novita memuji komitmen kepengurusan cabor Wushu daerah dan provinsi di Sumbar ini. Kepedulian terhadap peningkatan SDM perwasitan dinilai salah satu bukti perkembangan Wushu Sumbar yang kian baik beberapa waktu belakangan.

Bahkan prestasi yang diraih atlet Wushu di kejuaraan Junior di Jakarta beberapa waktu lalu telah menjadikan Sumbar sebagai salah satu yang diperhitungkan.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen dan keseriusan Pengprov Wushu Sumbar dalam mengembangkan cabang olahraga ini. Pembekalan terhadap wasit ini hingga mendatangkan narasumber seperti kami, merupakan bukti perwujudan perkembangan postif pada cabang Wushu di daerah ini,” ungkap Novita melalui selulernya.

Ketua Pengurus Cabang Provinsi (Pengprov) Wushu Sumbar, Unaity menyampaikan hal yang sama juga diungkapkan Ketua KONI Sumbar, Syaiful. KONI melihat suatu terobosan baru dari cabor Wushu dan perlu dicontoh cabor-cabor lainnya. Hanya Wushu yang melakukan persiapan khsusu internal menjelang perhelatan dua event olahraga Porprov dan PON.

“KONI sangat mendorong cabor-cabor memberikan perhatian khusus terhadap SDM perwasitan. Hal ini sangat berkaitan dengan keualitas pertandingan dan merupakan garansi terlaksananya sportivitas di arena pertandingan,” ujar Unaity kepada Padang Ekspres menirukan ungkapan Syaiful, Minggu (1/5) kemarin sore di Anai Resort.

Terkait pelaksanaan pembekalan perwasitan cabor wushu tersebut, Unaity mengaku sengaja mendatangkan nara sumber yang kapable seperti Novita dan Sugiono (toulu) guna melahirkan wasit-wasit yang berkompeten dalam menjalankan fungsinya. Kegiatan yang baru pertama kali dilakukan internal cabor tersebut, selain pendataan kuantitas wasit juga mengukur kualitas personal wasit.

Dikatakannya juga, dari 38 peserta yang merupakan utusan dari 19 pengurus cabang (pengcab) kabupaten/kota akan ditentukan dua terbaik untuk dikirim mengikuti pembekalan selama sepekan di Hotel Polonia Medan. Dua wasit terbaik Sumbar akan bergabung dengan kandidat wasit PON mulai 9-16 Mei mendatang.

“Peserta kali ini terdiri dari 4 orang utusan masing-masing pengcab. Dua di antara yang terbaik nantinya akan diutus ke Medan guna mengikuti pelatihan perwasitan selama 7 hari. Mereka akan mendapatkan sertifikat kepelatihan tingkat nasional,” pungkas Unaity. (JPG)

Respon Anda?

komentar