Abu Sayyaf Lepaskan 10 WNI, NasDem Sodorkan Klaim Ini

824
Pesona Indonesia
Ketua Fraksi Partai NasDem DPR, Victor Laiskodat. Foto: dokumen JPNN.Com
Ketua Fraksi Partai NasDem DPR, Victor Laiskodat.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Partai NasDem mengklaim telah terlibat dalam pembebasan 10 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Laiskodat bahkan terlibat langsung dalam upaya itu.

Menurutnya, sebuah tim bentukan Surya Paloh telah ikut dalam upaya pembebasan sejak 23 April lalu. Nama tim itu adalah Tim Kemanusiaan Surya Paloh yang melibatkan Media Group, Yayasan Sukma dan Partai NasDem.

“Kami bekerja dengan Tim Kemanusiaan Surya Paloh dan seluruh komponen yang terlibat,” ujar Victor melalui keterangan tertulis, Senin (2/5).

Victor menjelaskan, Yayasan Sukma merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang pendidikan. Menurutnya, yayasan itu sudah terlibat berbagai kerja sama pendidikan, termasuk dengan pesantren-pesantren di Moro Selatan, Filipina.

Dari jaringan itulah Yayasan Sukma bersama Tim Kemanusiaan Surya Paloh menjalankan misi pembebasan sepuluh WNI dari kelompok Abu Sayyaf. Dalam proses itu, Yayasan Sukma diwakili Ahmad Baedowi dan Samsu Rizal Panggabean.

Sementara dari Media Grup ada Rerie L. Moerdijat, CEO di perusahaan yang membawahi Metro TV itu. Khusus Victor bertindak sebagai wakil dari Partai NasDem.

Lebih lanjut mantan politikus Golkar itu menambahkan, negosiasi pembebasan sandera dilakukan dengan pendekatan pendidikan. Untuk itu, Yayasan Sukma mengorganisasikan jaringan-jaringan kerja sama di wilayah pemerintahan otonom Moro Selatan.

Dari para tokoh masyarakat, LSM dan lembaga kemanusiaan di Sulu, Yayasan Sukma mendapatkan akses ke kelompok Abu Sayyaf. Karenanya, kata Victor, proses pembebasan itu tidak melalui pembayaran uang tebusan.

“Proses pembebasan ini murni dilakukan melalui negosiasi. Jadi, tidak ada uang tebusan yang diminta Abu Sayyaf sebanyak 50 juta peso itu,” ucap Viktor.

Tak lupa, Victor memuji inisiatif Surya dalam proses pembebasan sandera. Sebab, bos Media Group itu sudah mengerahkan sumber daya yang ada demi membebaskan WNI yang sudah disekap sejak 26 Maret lalu.

“Apresiasi tinggi kepada Pak Surya Paloh. Beliau paham betul situasi ini, nuraninya terpanggil untuk membebaskan seluruh sandera,” pungkas Viktor.(dna/JPG)

Respon Anda?

komentar