Aksi Teror Kembali Terjadi di Jogja, Dua Remaja Ditembak

275
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Aksi teror oleh orang tak dikenal kembali menggemparkan Yogyakarta. Belum tuntas pengejaran terhadap pelaku penyayatan yang memakan tiga korban, masyarakat kembali digemparkan oleh aksi teror lainnya.

Dua orang remaja, Panggih Bayu Aji (16) dan Yoga Ramadhan (18), ditembak orang tak dikenal saat nongkrong di warung bubur kacang hijau di kampungnya, Dusun Pelem, Baturetno, Banguntapan, pukul 00.30 kemarin (1/5).

Berdasar informasi yang diperoleh Radar Jogja (Jawa Pos Group), pelaku berjumlah empat orang. Mereka mengendarai dua sepeda motor.

Awalnya, empat pelaku hanya melintas di depan warung sembari mbleyer-mbleyer sepeda motor menuju timur dan belok ke selatan. Tidak lama kemudian, mereka berbalik arah dan kembali dengan beriringan.

Dua pelaku yang memacu sepeda motor Kawasaki KLX berada di depan. Sementara itu, dua pelaku lainnya mengendarai sepeda motor matik di belakangnya dengan pelan.

Saat melintas di depan warung itulah, salah seorang pelaku yang membonceng sepeda motor matik mengeluarkan pistol airsoft gun.

Lalu, dia menembak ke arah dua korban dengan membabi-buta. Saat itu, Panggih dan Yoga sedang nongkrong di depan warung. ”Banyak sekali suaranya,” ujar pemilik warung, Yusriah.

Para pelaku lantas kabur ke barat dan menyebar. Dua pelaku lurus ke barat, dua lainnya belok ke selatan.

Yusriah menceritakan, saat penembakan, dua korban langsung lari menyelamatkan diri. Meski begitu, dua remaja yang diketahui siswa salah satu SMK itu mengalami luka tembak.

Panggih terluka di kepala bagian kiri, sedangkan Yoga terluka di lengan kanan. Mereka lalu dibawa RSPAU Hardjolukito. (jpg)

Respon Anda?

komentar