Ekonomi Global Melambat, PM Lee Dorong Pekerja Tingkatkan Skill

468
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Ekonomi global yang masih melambat juga dirasakan oleh Singapura. Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan perekonomian Singapura agar tidak banyak rakyatnya yang terkena pemutusan hubungan kerja sebagai akibat perlambatan ekonomi global.

Sebelum berbicara di peringatan hari buruh (May Day), Minggu (1/5/2016), Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong membuat catatan di dinding facebooknya.

“Tahun ini kami merayakan May Day dalam suasana hati yang hati-hati. Dengan ekonomi global melambat, banyak pekerja khawatir dan cemas…,” tulisnya.

Ini kenyataan yang harus dihadapi oleh Sinmgapura, sehingga Lee menyebut pemerintah melakukan berbagai upaya untuk membantu para pekerja meningkatkan skill mereka, terutama yang terkena PHK agar bisa mendapatkan pekerjaan baru.

Salah satu skema yang dilakukan adalah Program Dukungan Karir (CSP), yang diusulkan oleh Menteri Lim Swee Say.

“CSP menyediakan dukungan upah selama setahun, untuk membiayai biaya perekrutan dan mendorong pengusaha untuk mencoba mempekerjakan PMETs yang telah PHK pertengahan karir, dan mudah-mudahan mempekerjakan mereka jangka panjang…,” tulis Lee, lagi.

Langkah lainnya, kata Lee, membantu para pekerja meng-upgrade dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan diri mereka sendiri.

“Sekretaris Jenderal Chan Chun mengatakan kepada saya, NTUC bermaksud untuk menambah anggaran $ 50 juta untuk universitas mitra untuk mengajarkan keterampilan baru untuk pekerja pertengahan karir, termasuk PMETs. Saya katakan kepadanya jika ia bisa mengumpulkan dana sebesar $ 50 juta, pemerintah akan menulis cek $ 150 juta, sehingga total $ 200 juta untuk NTUC bidang Pendidikan dan Dana Pelatihan. NTUC akan mulai dengan bermitra dengan NTU dengan banyak universitas,” ujar PM Lee.

Lee yakin, dengan mempersiapkan segala sesuatu dan dukungan seluruh masyarakat Singapura, termasuk buruh, maka program yang dibuat pemerintah dan berbagai pihak akan menjadikan Sigapura ke depan lebih siap dan lebih kuat menghadapi tantangan yang datang begitu cepat. (nur/facebook PM Lee)

Respon Anda?

komentar