Kisruh Plt Sekda Kepri, Plt Gubernur Angkat Bicara

420
Pesona Indonesia
Plt Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun. Foto: Natalia Fatimah Laurens/JPNN.com
Plt Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun. Foto: Natalia Fatimah Laurens/JPNN.com

batampos.co.id – Pro dan kontra penunjukan Reni Yusneli sebagai Plt Sekda Kepri membuat Plt Gubernur Kepri, Nurdin Basirun angkat bicara. Ditegaskannya persoalan itu akan diselesaikan secara profesional.

“Semua masih proses, yang jelas persoalan yang ada akan kita selesaikan secara profesional. Kita tidak mau terjebak dalam konflik kepentingan,” ujar Nurdin menjawab pertanyaan wartawan di Gedung Daerah Tanjungpinang, Minggu (1/5) usai menghadiri Peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Disinggung mengenai adanya penegasan Pengacara Pemprov Kepri yang menyebutkan kalau Jabatan Reni Yusneli sebagai Plt Sekda Kepri akan berakhir pada 19 Mei mendatang, Nurdin mengatakan semua masih dalam proses.

“Semua masih proses, kalau bisa dilanjutkan ya dilanjutkan. Kalau perlu diganti sesuai kebutuhan ya kita ganti. Yang penting tidak bertentangan adan ketentuan dan peraturan yang ada,” jelas Nurdin.

Mantan Bupati Karimun tersebut juga menyebutkan, pihaknya juga masih mempelajari terkait keabsahan SK Pansel Sekda Kepri yang diteken almarhum Gubernur Kepri, Muhammad Sani. Menurut Nurdin, apabila bisa dilanjutkan, tentu akan dilanjutkan.

“Siapapun bisa mengikuti fit and propertest pemilihan Sekdaprov Kepri. Seluruh proses pemilihan tersebut akan dilakukan secara profesional,” tegasnya.

Sebelumnya, Pengacara Pemprov Kepri, Bali Dalo menyebutkan kalau penunjukan Reni Yusneli sebagai Plt Sekda Kepri tidak prosedural. Atas dasar itu, Bali Dalo menyarankan Plt Gubernur Kepri untuk mengganti Reni pada 19 Mei mendatang. Sementara itu, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak meminta Nurdin membuat Pansel baru untuk penunjukan Sekda Kepri defenitif. Pasalnya, Jumaga tidak mengakui legalitas SK yang ada sekarang.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar