Napi Ditemukan Tewas di Sel

320
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: fajar/jpg
Ilustrasi. Foto: fajar/jpg

batampos.co.id – Dipa, 26, warga binaan kasus penjambretan ditemukan tewas dalam ruangan sel di Lapas Umum Kelas IIA Tanjungpinang, Batu 18, Kecamatan Gunung Kijang, Minggu (1/5) dini hari.

”Kita belum tahu pasti penyebab kematian korban. Karena saat kita di lokasi kejadian, jasad korban sudah tidak berada di tempat,” ujar Kapolsek Gunung Kijang AKP Sudirman, kemarin.

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari pegawai lapas, Minggu (1/5) dini hari ditemukan satu warga binaan yang baru satu tahun mendekam di sel tahanan tewas. Mendapati laporan tersebut beberapa anggotanya langsung ke lokasi kejadian memastikannya.

Namun setibanya di sana jasad korban sudah dievakuasi dan dilarikan petugas lapas ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri di Batu 8, Tanjungpinang.

Menindaklanjutinya kejadian ini dirinya memeriksa satu persatu rekan satu sel korban dan pegawai lapas yang bertugas saat kejadian.

Hasil pengakuan pegawai lapas, lanjut perwira berpangkat tiga balok emas di pundaknya ini korban tewas murni gantung diri dengan seutas tali tambang yang diikat di bagian atap sel tahanan.

Pengakuan yang sama juga diberikan enam rekan korban, bedanya bukan dengan tali tambang melainkan dengan tali pengikat celana milik korban yang berukuran sepanjang satu meter. Walaupun sudah mengantongi keterangan dari beberapa saksi-saksi, kata dia, penyelidikan tetap dilanjutkannya karena luka yang didapati dibagian leher korban bisa saja disebabkan bunuh diri atau penyebab lain.

”Kita masih cari bukti lainnya. Salah satunya menunggu hasil visum dari tim medis RSUP Kepri terkait penyebab luka di bagian leher korban,” sebutnya.

Sementara, Kepala Lapas (Kalapas) Umum Kelas II A Tanjungpinang Djoko Pratikto, mengakui, jika ada warga binaannya yang tewas di dalam sel tahanan. Namun, tewasnya warga binaan bukan dibunuh melainkan murni gantung diri.
”Tahanan kita yang tewas itu murni gantung diri, bukannya dibunuh. Kita sudah laporkan kejadian ini ke pihak kepolisian juga,” katanya.(ary/bpos)

Respon Anda?

komentar