Please, Jangan Cari Panggung dari Pembebeasan Sandera

485
Pesona Indonesia
Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais. Foto: dokumen JPNN.Com
Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais menyayangkan adanya politisasi pasca-pembebasan 10 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Sebab, upaya pembebasan itu bukan hanya kerja satu pihak saja.

Hanafi mengatakan, pembebasan sandera itu merupakan hasil upaya pemerintah Indonesia bersama-sama dengan aktivis perdamaian, kelompok agama, hingga perusahaan yang mempekerjakan 10 WNI itu. Karenanya, tidak semestinya upaya dari berbagai pihak yang diklaim sebagai hasil kerja satu kelompok saja.

“Kami ingin mendengar cerita yang sebenarnya dari korban. Kita tentu tidak ingin hasil kerja multijalur seolah-olah diklaim secara politik oleh salah satu pihak,” kata Hanafi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (2/5).

Terkait pihak yang melakukan politisasi dan mengklaim sebagai pihak yang paling berjasa, Hanafi enggan menyebutnya.Namun, ia menegaskan ada pihak yang mencari panggung dari pembebasan WNI itu.

“Tidak perlu disebut, biasalah. Ada yang pengin manggung,” ujar politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Hanafi pun wanti-wanti agar politisasi itu tidak diteruskan. “Ini kan soal nyawa manusia, jangan dipolitisasi,” tegasnya.

Karenanya Hanafi mengaku ingin mendengar langsung pengakuan para korban.  “Kalau elite semua bicara tentu sesuai kepentingan. Sandera itu sendiri harus kita dengar,” tambahnya.(fat/jpnn)

Respon Anda?

komentar