Sandra Dimakamkan di TPU Seitamiang

629
Pesona Indonesia
Evakuasi jenazah Sandra foto: rezza h / batam pos
Evakuasi jenazah Sandra. foto: rezza h / batam pos

batampos.co.id – Kematian Neltji Trente Zandra Jawar, 38, alias Sandera, warga kaveling Sagulung Baru blok V/97, yang jenazahnya ditemukan membusuk di lahan kosong depan gedung Balai Kesehatan, Marina, Sabtu (30/4/2016) lalu sudah dimakamkan di TPU Seitamiang, Minggu (1/5/2016) siang.

Baca Juga: Pembunuh Sandera Ternyata Sang Kekasih, Ini Alasannya

Prosesi pemakaman sendiri dimulai dengan ibadah pengantar jenazah di gereja tempat korban beribadah. “Dari rumah sakit (RSOB) langsung ke gereja. Di gereja kami ibadah sebentar dan langsung ke sini (TPU) untuk dimakamkan,” kata Haintje.

Suasana duka dan haru menyelimuti proses pemakaman jenazah Sandra. Empat anak Sandra dan Yulianti ibu Sandra nyaris pingsan saat jenazah Sandra dimasukan ke liang lahat. “Selamat jalan mama,” kata Adreas putra sulung Zandra yang kini duduk di kelas III SMP.

Semua pelayat turut terlarut dalam kesedihan yang mendalam melihat empat anak Sandra dan Yualianti menangis tersedu-sedu di pinggir makam korban.

“Kita semua harus lebih sabar dengan kenyataan ini,” hibur beberapa pelayat kepada Yuliana dan empat anak korban.

Para pelayat dan keluarga Sandra juga berpesan kepada Andres agar tidak berlarut-larut dalam kesedihan tersebut.

“Dia mau hadapi UN minggu depan, jadi kami berusaha keras agar tetap menghibur dan memberi semangat kepada Andreas agar UN-nya tidak terganggu dengan musibah ini,” ujar Haintje.

Yulianti dan empat anak Zandra saat ini menjadi perhatian dari Haintje sebagai pengganti posisi Zandra. “Ya ma gimana lagi. Ini sudah jalan Tuhan, bagaimanapun anak-anak ini akan terus melanjutkan kehidupannya,” tutur Haintje.

Sementara itu, ayah kandung Andreas dan tiga adik perempuannya di Manado sudah diberi kabar duka tersebut. Namun sang ayah yang sudah memiliki keluarga baru di kampung halaman tidak bisa hadir pada acara pemakaman. “Ayah mereka sudah tahu dan tak bisa hadir,” ujar Haintje. (eja/bp)

Respon Anda?

komentar