Wakil Bupati Keluhkan Feri Lingga-Tanjungpinang yang Terus-terusan Rusak

819
Pesona Indonesia
Kapal feri MV Arena yang melayani rute Daik-Tanjungpinang. foto:hasbi/batampos
Kapal feri MV Arena yang melayani rute Daik-Tanjungpinang. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengatakan, feri-feri tua yang sudah tidak layak dan mengganggu jadwal keberangkatan dan kedatangan harus segera diganti. Sebab, hal ini sangat-sangat mengganggu kenyamanan penumpang tujuan Lingga.

Kondisi transportasi laut, kata Nizar, wajib segera dibenahi dan ditata ulang. Karena menjadi satu-satunya akses menuju Kabupaten Lingga. Transportasi ini juga selalu menjadi keluhan warga, wisatawan maupun investor yang masuk ke Kabupaten Lingga. Bahkan dikatakan Nizar, putra asli kelahiran Desa Kelombok Lingga, ini menyebutkan sejak ia masih menjadi seorang mahasiswa perguruan tinggi di Sumatra, sampai hari ini belum ada pembenahan.

“Harus ada armada barulah. Harus diganti kapal tua ini. Masih dari jaman saya kuliah dulu, masih ini juga kapalnya,” kata Nizar yang juga sering menggunakan transportasi laut Lingga untuk segala urusannya menuju ibukota provinsi, Minggu (1/5) pagi.

Kenyamanan penumpang, kata Nizar, harus menjadi perhatian seluruh operator. Baik itu jadwal keberangkatan maupun kedatangan. Begitu juga kenyamanan dan keselamatan penumpang. Terlebih lagi, akan menghadapi lonjakan penumpang jelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Begitu juga, trayek-trayek baru, kata Nizar, seperti Sungai Tenam-Benan-Batam juga harus segera dibuka. Membuka peluang investasi dan pariwisata bahari Lingga.

“Sebentar lagi akan ada lonjakan penumpang, mau tidak mau harus segera disiapkan armada yang lebih layak dan nyaman. Begitu juga menunjang pariwisata kita, Sungai Tenam-Benan-Batam menggaet wisatawan pada hari-hari libur dengan armada yang memadai,” sambungnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Bappeda Kabupaten Lingga, M Ishak, juga ikut mengomentari buruknya kondisi dan pelayanan armada Lingga. “Jika memang tidak mampu memberikan pelayanan yang baik, kita harus membuka peluang bagi operator lain untuk melayani rute di Lingga,” ungkapnya.

Sampai berita ini di tulis, armada Lingga Permai yang melayani rute Lingga masih rusak. Akibatnya, armada Arena 3 terpaksa harus pulang-pergi (PP) untuk melayani penumpang tujuan Lingga. Hal inipun menambah panjang waktu perjalanan ke Lingga. “Kita PP lagi hari ini, kapal Lingga Permai rusak. Angkut penumpang dari Tanjung Buton ke Tanjungpinang terus balik lagi ke Daik. Kira-kira pukul 06.00 WIB lah baru sampai,” tutur salah seorang ABK kapal. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar