Anggota DPRD Batam yang Sering Tak Masuk Kerja

1098
Pesona Indonesia

Foto-Wajah-Zainal-Abidinbatampos.co.id -Anggota DPRD Batam ternyata banyak yang suka tidak masuk kerja. Ada yang sibuk mempersiapkan diri maju di pilkada di daerah lain, ada juga yang tidak jelas alasannya.

Legislator yang sering absen itu antara lain: Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Zainal Abidin. Ia Sibuk mempersiapkan diri sebagi bakal calon Bupati Kampar, Riau, di pemilihan umum Kepala Daerah (Pemilukada) tahun 2017 mendatang.

Hal tersebut terungkap dalam Laporan Kinerja DPRD Kota Batam yang dibacakan Pimpinan DPRD Kota Batam, Nuryanto dalam rapat penutupan masa persidangan II tahun 2016. Dari sebelas kali paripurna, Ketua DPD Partai Golkar Kota Batam ini hanya rapat sekali.

Begitupun rapat konsultasi bersama pimpinan maupun alat kelengkapan DPRD, Zainal juga sering absen.¬† “Seluruh kinerja DPRD dituangkan dalam laporan kinerja DPRD Kota Batam,” kata Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Batam, Suardi Tahirek.

Pihaknya, lanjut Suardi tak bisa memberikan sanksi kepada Politikus Partai Golkar itu. Karena Zainal sudah meminta izin kepada pimpinan DPRD. “Jumlahnya tak dibatasi,” kata Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NaSdem) DPR Kota Batam ini.

Menurut Suardi, pihaknya hanya bisa memproses DPRD yang hadir tanpa keterangan selama enam hari berturut-turut. “Oknumnya bisa kena sanksi disiplin,” katanya.

Selain Zainal, Ketua Fraksi Golongan Karya (Golkar) DPRD Kota Batam, Ruslan M Ali Wasyim juga sering bolos. ia tercatat tujuh kali absen paripurna.

Kemudian Edward Brando dari Fraksi Partai Amanat  Nasinal (PAN), tercatat enam kali absen.

Disusul Riky Indrakari dari Fraksi PKS, Salllon Simatupang Fraksi NaSdem, masing-masing lima kali absen.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Batam, Ruslan mengatakan ketidak hadiran Zainal sudah disampaikan melalui pimpinan DPRD. Terkait urusannya mempersiapkan pencalonan Calon Bupati Kampar, Riau.

Apakah Zainal sudah mengajukan permohonan untuk mundur dari jabatannya sebagai Pimpinan DPRD. “Saya kurang tau,” jawabnya.

Mengenai Ruslan yang juga jarang hadir Paripurna, ia mengaku sering bertabrakan dengan kegiatan partai, atau konstituennya. “Ia sering diluar,” tutupnya. (hgt/bp)

Respon Anda?

komentar