Gara-Gara Hutang, Pedagang Pelantar KUD Babak Belur Dihajar

442
Pesona Indonesia
Asia, pedagang di Pelantar KUD saat melapor di Polsek Tanjungpinang Kota. Foto: Osias De/Batampos
Asia, pedagang di Pelantar KUD saat melapor di Polsek Tanjungpinang Kota. Foto: Osias De/Batampos

batampos.co.id – Asia, salah seorang pedagang di Pelantar KUD Tanjungpinang, menjadi korban penganiayaan oleh R, pada Senin (2/5) pagi. Penganiayaan tersebut lantaran korban mempunyai hutang dan belum membayarnya.

Karena tidak terima dihajar berkali-kali oleh R, korban pun melapor ke Polsek Tanjungpinang Kota yang terletak di Jalan Merdeka.

“Muka saya dipukul berkali-kali. Seluruh bagian badan saya menjadi sansak oleh R,” kata Asia saat melapor di Mapolsek Tanjungpinang Kota.

Dikatakan Asia, akibat mendapat pukulan tersebut, hidungnya pun mengeluarkan darah dan pipi sebelah kirinya memar dan luka.

”Saya tidak terima dipukul seperti ini, hanya gara-gara masih ada hutang sama dia,” kata Asia.

Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Jupen Simanjuntak membenarkan pihaknya telah menerima laporan penganiayaan yang dialami korban atas nama Asia. Pihaknya pun akan melakukan penyelidikan guna menangkap pelakunya.

”Kami mintai keterangan dari korban dan juga saksi lainnya. Selain itu kami juga membawa korban ke Rumah Sakit untuk dilakukan visum,” kata Jupen.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar