Gawat! Kanit Reskrim Dikepruk Kayu Balok, Mulut Nyonyor

917
Pesona Indonesia
Anggota Polresta Pekanbaru berjaga usai kejadian bentrokan berlangsung di depan Kantor Camat Rumbai Pesisir, Senin (2/5/2016). Foto: JPG
Anggota Polresta Pekanbaru berjaga usai kejadian bentrokan berlangsung di depan Kantor Camat Rumbai Pesisir, Senin (2/5/2016). Foto: Riau Pos/JPG

batampos.co.id – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Rumbai Pesisir yang diturunkan untuk mengamankan kerusuhan di Kantor Camat Rumbai di Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, juga terkena serangan sekelompok pemuda tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir Sihol Sitinjak yang ikut dalam pengamanan itu dihantam seorang penyerang dengan balok. Akibatnya bagian mulutnya mengalami luka serius hingga mengeluarkan darah.

Pemukulan itu berawal ketika Sihol membawa anggota Satpol PP korban pemukulan para kelompok pemuda tersebut ke lokasi para pemuda itu berkumpul. Tepatnya di sekitar lokasi Pelabuhan yang terletak disebelah Kantor Camat Rumbai Pesisir.

“Setibanya di pelabuhan polisi nanya mana orang yang memukul korban. Oleh anggota pol pp ini pun langsung menunjuk orangnya,” tutur Kasi Trantib Kecamatan Rumbai Pesisir Edi seperti dikutip dari Riau Pos (Jawa Pos Group).

Pada saat yang bersamaan salah seorang pemuda langsung melayangkan kayu balok kepada Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir Sihol Sitinjak hingga mengenai bagian mulutnya.

Darah pun bercucuran dari mulut sang Kanit hingga akhirnya bentrokan kembali terjadi. Anggota Polsek Rumbai Pesisir dan Satpol PP yang kalah jumlah tersudut hingga bentrokan kembali terjadi di Kantor Camat Rumbai Pesisir.

Masih diceritakan Edi, bentrokan yang kedua berlangsung lebih anarkis. Sekitar 50 pemuda kembali melempari Kantor Camat. Massa juga sempat masuk kedalam kantor dan menghancurkan bagian dalam kantor.

Kondisi yang kembali berkecamuk dapat reda kembali setelah bantuan dari Polresta Pekanbaru datang dan memberikan tembakan peringatan sebanyak 2 kali. “Jadi setelah ada tembakan peringatan massa kabur. Ada yang tertangkap anggota polisi juga,” tambahnya.

Sementara itu, Kaban Pol PP Pekanbaru yang juga berada dilokasi sangat menyayangkan aksi anarkis yang dilakukan pemuda. Ia pun membantah mobil truk yang dibawa anggotanya dibawa ugal-ugalan.

“Logikanya gini. Jalan ini sempit dan macet. Mungkin gak anggota saya bawa mobil kebut-kebutan? Ga mungkin kan?” katanya. Atas kejadian tersebut sebanyak 2 orang anggotanya harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Saya berharap pelaku dapat ditindak tegas. Mobil kita juga hancurkan. Sudah tidak bisa dimaafkan,” paparnya.

Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Irmadison yang juga berada di lokasi kejadian mengatakan sebanyak dua orang dari massa diamankan ke kantor Polsek Rumbai Pesisir. Saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan atas kasus ini.

“Tadi banyak yang lari menyeberang sungai. Kita sudah turunkan anggota dan terus melakukan pengembangan atas kasus ini,” katanya.

Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian AP MSi menyayangkan adanya aksi ini.”Kita menyayangkan sikap sebagian kelompok orang ini. Kita belum tahu siapa,” katanya.(JPG)

Respon Anda?

komentar