GSM Gelar Tahlilan ke-40 Almarhum Sani, Serentak di Kepri

621
Pesona Indonesia
Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Dirut Batam Pos, Marganas Nainggolan,  Ketua Himpunan Seni Budaya Tionghoa Batam (Hisbutib) Harsono menghadiri doa bersama untuk Sani di Halaman Graha Pena, Batamcenter, Jumat (15/4). Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id
Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Dirut Batam Pos, Marganas Nainggolan, Ketua Himpunan Seni Budaya Tionghoa Batam (Hisbutib) Harsono menghadiri doa bersama untuk Sani di Halaman Graha Pena, Batamcenter, Jumat (15/4). Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Gerakan Sejuta Melayu (GSM) Kepri akan menyelenggarakan tahlilan 40 hari meninggalnya HM Sani, Selasa (17/5) mendatang. Acara doa bersama itu digelar serentak di seluruh Kabupaten dan Kota di Kepri.

“Bersama-sama mendoakan mendiang,” kata Penggagas GSM Kepri, Oktavio Bintana, Senin (2/5).

Tahlilan ini, sambung Oktavio, sebagai bentuk tanggung jawab, penghormatan, serta penghargaan GSM atas jasa-jasa almarhum. Hal tersebut diharapkannya menjadi semangat melanjutkan perjuangan HM Sani yang telah mengabdikan hidupnya untuk masyarakat Kepri.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada pihak yang ikut andil dalam kegiatan ini, seperti Gerak Keris,” ungkap Oktavio.

Sekretaris Gerakan Rakyat Kepulauan Riau Sukses (Gerak Keris) Kota Batam, Nurmantiaz menyampaikan, pihaknya akan menyelanggarakan di Tanjungpiayu, Kota Batam. Bersama pengurus pesantren, panti asuhan, dan pengurus masjid.

“Semoga Almarhum di tempatkan Allah di surga yang penuh kemuliaan,” kata Nurmantiaz.

Nurmantiaz menyampaikan, Gerak Keris menghargai mendiang HM Sani tak sebatas sebagai seorang pemimpin. Lebih kepada jasa-jasa beliau, yang sukses mengayomi masyarakat Kepri yang terdiri dari berbagi suku, ras, dan agama. “Menjadi sosok guru, pemimpin yang pluralis,” ungkapnya.

Pihaknya, lanjut Nurmantiaz, akan berada di barisan terdepan untuk melanjutkan pemikiran almarhum HM Sani. Kedepan, ia berharap tak ada lagi benturan antar kelompok, semua pihak bersatu untuk membangun Kepri. “Beliau pahlawan, jasanya harus selalu dikenang,” ungkapnya. (hgt/bpos)

Respon Anda?

komentar