Herman Tewas Setelah Ditikam, Diseret dan Dipukul

1281
Pesona Indonesia
Tersangka Ekawansyah memperagakan adegan menusuk korbannya Herman saat rekontruksi kasus pembunuhan di Pelabuhan Sri Payung Batu 6 Tanjungpinang, Senin (2/5). F.Yusnadi/Batam Pos
Tersangka Ekawansyah memperagakan adegan menusuk korbannya Herman saat rekontruksi kasus pembunuhan di Pelabuhan Sri Payung Batu 6 Tanjungpinang, Senin (2/5). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Herman alias Boy (42), warga Tanjung Unggat, yang tewas ditikam oleh Ekawadysah Daud (23), di Pelabuhan Sri Payung, kilometer Enam, Jumat (8/4) lalu, ternyata juga dipukul dan diseret oleh tersangka.

Hal tersebut diketahui, ketika Polres Tanjungpinang menggelar rekontruksi kasus pembunuhan tersebut, Senin (2/5) di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Andri Kurniawan mengatakan dalam pelaksanaan rekontruksi ini, adegan yang dilakukan tersangka sebanyak 37 adegan yang dimulai dari terjadinya perkelahian antara pelaku dengan sejumlah pemuda.

”Rekonstruksi ini dilakukan semuanya itu untuk pemenuhan berkas tahap satu ke Kejari Tanjungpinang,” ujar Andri.

Dikatakan Andri, dalam rekonstruksi ini awalnya hanya melaksanakan 30 adegan. Namun, ternyata saat peragaan pengakuan tersangka ada adegan lainnya.

”Jadi berdasarkan pengakuannya tersebut ada tujuh adegan yang ditambah dan diperagakan oleh tersangka,” kata Andri.

Dilanjutkan Andri, adanya tambahan adegan dan temuan lainnya di lapangan dan hasil BAP akan dirangkai kemudian diserahkan kepada Kejari Tanjungpinang.

”Reksonstruksi ini juga disaksikan Kasi Pidum kejari Tanjungpinang. Jadi semua proses diketahui tahap-tahap kejadian itu berlangsung,” ucap Andri.

Rekonstruksi juga disaksikan langsung oleh keluarga korban. Mereka meminta pelaku yang menghilangkan nyawa korban diberikan hukuman yang setimpal.

”Kami minta polisi memberikan hukuman yang setimpal kepada tersangka yang membunuh abang kami,” ujar adek korban Ides.

Pantauan dilapangan, rekontruksi tersebut disaksikan puluhan masyarakat Tanjung Unggat dimana tempat korban tinggal serta buruh bongkar muat di Pelabuhan Sri Payung tersebut.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar