Kelanjutan Program RTLH di Karimun Menunggu Kepastian dari Pemerintah Provinsi

504
Pesona Indonesia
Salah satu rumah tidak layak huni di Karimun. foto:dok
Salah satu rumah tidak layak huni di Karimun. foto:dok

batampos.co.id – Salah satu program Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Provinsi Kepri untuk membantu masyarakat dari keluarga pra sejahtera melalui rehab rumah tak layak huni (RTLH) yang pada tahun lalu sudah masuk dalam anggaran, ditunda pelaksanannya. Untuk tahun ini kepastian program tersebut juga belum diketahui apakah dapat dilaksanakan atau belum, disebabkan anggaran yang minim.

”Memang, untuk pelaksanaan program RTLH tahun ini belum dapat kepastian. Namun, kita sudah menyiapkan dana untuk program tersebut. Hanya saja, biasanya program tersebut selalu berjalan dengan Pemerintah Provinsi Kepri melalui dana sharing. Misalnya, jika dari anggaran kita merehab satu rumah, maka dari anggaran provinsi dua rumah, ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Senin (2/5).

Untuk mengetahui apakah tahun ini ada atau tidak RTLH, kata Bupati, pihaknya masih menunggu keputusan dari Provinsi Kepri. Untuk itu, sampai saat ini, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan Provinsi Kepri. Mudah-mudahan dalam waktu dekat atau paling lama satu minggu sudah ada jawaban kepastian. Tapi, perlu diketahui bahwa untuk dana tersebut pemerintah kabupaten sudah menyiapkannya. Hanya tinggal menunggu kepastian dana sharing dari provinsi. Jika memang ada, maka tahun ini sudah dapat dilakukan.

Sesuai berita di koran ini, selama tiga tahun berturut-turut program RTLH di Kabupaten Karimun bersama dengan Provinsi Kepri berjalan dengan lancar. Sudah lebih dari seribu kepala keluarga (KK) yang kurang mampu telah mendapatkan hunian yang layak melalui program ini. Namun, disebabkan defisit atau minimnya anggaran yang ada di pemerintah kabupaten dan provinsi, maka pada tahun lalu program ini batal dilanjutkan dan akan diteruskan pada tahun ini. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar