Kevinsius Pembunuh Zandra Dikenal Tertutup

1007
Pesona Indonesia
Kapolsek Sekupang Ferry Aprizon SE (Baju Polisi) menginterogasi Kevinsius Kanis, pembunuh Sandra di Mapolsek Sekupang, Minggu (1/5/2016). Foto: istimewa
Kapolsek Sekupang Ferry Aprizon SE (Baju Polisi) menginterogasi Kevinsius Kanis, pembunuh Sandra di Mapolsek Sekupang, Minggu (1/5/2016). Foto: istimewa

batampos.co.id – Warga yang berdiam di ruli Bintang RT 03/RW16, kelurahan Tanjunguncang, Batuaji tak menyangkah jika Kevinsius Kanis, salah satu warga mereka adalah pelaku pembunuhan terhadap Neltji Trentje Zandra Jawar, 38 yang jasadnya ditemukan membusuk di lahan kosong depan gedung Balai Kesehatan, Marina, Sabtu (1/5) lalu.

Beberapa warga di sana yang mengaku kenal dengan Kevin menuturkan sosok pemuda 27 tahun itu dikenal pribadi yang pendiam. “Belum sebulan dia tinggal di sini. Dia kerja bangunan,” kata Ferdi salah satu warga di sana.

Di ruli tersebut Kevin adalah orang baru yang menempati salah satu kamar kos-kosan. Kevin tinggal sendirian dan jarang bergaul. “Baru kenal sekilas karena baru juga dia pindah ke sini. Tapi memang orangnya tertutup. Mungkin orang baru kali,” kata Meri warga lainnya.

Selama berada di pemukiman itu, Kevin kata warga tak menunjukan perilaku yang menonjol sehingga warga mengaku cukup terkejut dengan penangkapannya itu. “Kaget baca koran ternyata wanita yang ditemukan di Marina itu katanya dibunuh anak itu (Kevin),” kata Meri.

Sebelum berita penangkapan Kevin tersiar, warga setempat mengaku memang ada sejumlah orang yang mengaku polisi datang ke pemukiman mereka dan mengambil sepeda motor Suzuki Nex yang parkir di depan kos-kosan Kevin. “Rupanya itu motor korban. Memang sudah tiga hari motor itu parkir saja di luar, padahal dia (Kevin) tak ada di rumah,” kata Ferdi.

Sepeda motor yang diambil polisi itu diakui warga memang bukan sepeda motor warga setempat. Sepeda motor itu sudah sejak Selasa (26/4) parkir begitu saja di depan kos-kosan Kevin.”Heran juga padahal dia tak punya motor selama ini,” kata Ferdi.

Dengan kejadian itu warga setempat mengaku akan lebih waspada lagi kedepannya untuk menerima penghuni baru agar tidak terjadi kejadian serupa. “Setidaknya harus tahu dulu seluk beluknya. Takutnya buat onar di luar kami-kami di sini yang dibawa-bawa nantinya. Kalau memang dia pelakunya ya dihukum setimpal, karena sudah keterlaluan sampai membunuh,” kata Ferdi.

Senada disampaikan oleh Haintje Jawar, adik kandung Zandra yang mewakili keluarga korban. Siapapun pelaku pembunuhan Zandra keluarga berharap dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku. “Kalau bisa hukumnya seperti apa yang dia perbuat,” ujar Haintje.

Jika masih ada pelaku lain, keluarga tetap berharap agar polisi mengusut tuntas dan menangkap semuanya. “Kami percaya polisi agar usut tuntas jika pelakunya lebih dari satu,” kata Haintje.

Seperti yang diketahui jenazah Zandra ditemukan membusuk di lahan kosong depan gedung Balai Kesehatan, Marina. Polisi yang menyelidikan kasus tersebut mengetahui jika Janda empat anak itu korban pembunuhan. Tak memakan waktu lama polisi pun membekuk Kevin di Tanjungpinang. Kelvin sempat dihadiahi timah panas ke betisnya oleh polisi.

Zandra meninggalkan rumah mereka di kavling Sagulung Baru blok V/97, Sagulung pada Senin (25/4) lalu. Sempat hilang empat hari sebelum jasadnya ditemukan. Jenazah Zandra dimakamkan di TPU Seitamiang pada Minggu (2/5). (eja)

Baca juga:

Sandra Dimakamkan di TPU Seitamiang

Pembunuh Sandera Ternyata Sang Kekasih, Ini Alasannya

Tersangka Pembunuh Sandra Dibekuk di Tanjungpinang

Sebelum Ditemukan Tewas, Sandra Pergi Mau Pinjam Uang

Hilang Lima Hari, Janda Beranak Empat Ditemukan Tewas

Respon Anda?

komentar