Polda Kepri Selamatkan Lima Wanita Korban Perdagangan Orang

376
Pesona Indonesia

traffickingbatampos.co.id – Ditreskrimum Polda Kepri menyelamatkan lima orang yang diduga merupakan korban human traficking pada 26 April lalu.

Penyidik juga berhasil mengamankan satu orang tersangka, yang berperan sebagai penampung.

Tiga orang dari gadis muda tersebut, masih dibawah umur. Polisi menduga kelima orang ini, akan dijadikan pemuas nafsu laki-laki di luar negeri.

“S masih berumur 17, F 16 tahun dan H  16 tahun. Sementara itu N 22 tahun dan J 26 tahun,” kata Direktur Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Pol, Adi Karya Tobing, Senin (2/5/2016).

Ia mengatakan gadis-gadis yang didatangkan dari Jawa ini, diming-imingi akan mendapatkan pekerjaan yang layak di luar negeri. Selain itu juga akan diberikan gaji yang besar.

“Namun kami duga, itu cuman janji saja. Kemungkinan mereka tak akan diberikan pekerjaan yang seperti dijanjikan,” ujar Adi.

Lima orang perempuan ini memiliki paras yang cantik, sehingga dugaan polisi akan dipekerjaan sebagai PSK di luar negeri makin mencuat. Namun semua ini butuh pembuktian, polisi masih mengejar keterangan dari pelaku dan juga korban.

“Masih ada satu orang lagi kemungkinan tersangkanya, masih kami kejar,” ungkap Adi.

“Pelaku akan kami kenakan UU perlindangan anak dan perdagangan manusia. Lalu juga UU penempatan tenaga kerja di luar negeri,” lanjut Adi.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri Kompol Ponco Indrio mengatakan bahwa penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat.

“Diinformasikan ke kami di perumahan daerah Nongsa itu, ada penampungan TKI. Saat kami selidiki, ternyata informasi tersebut benar,” ungkapnya.

Mengenai tujuan dari kelima orang tersebut, Ponco mengungkapkan belum mengetahui sama sekali. Sebab paspor kelima gadis itu, juga masih dalam proses.

“Belum tau,paspornya belum selesai. Tapi yang jelas mereka akan ditempatkan ke luar negeri,”tuturnya.

Saat ini kata Ponco, kelima orang korban human traficking tersebut dititipkan ke shelter milik yayasan Embun Pelangi. “Kami inapkan disana dulu,” ucapnya. (ska)

Respon Anda?

komentar