Ditreskrimum Gesa Penyelidikan Laporan Plt Sekda Kepri

467
Pesona Indonesia
Plt Sekda Kepri Reni Yusneli. foto:humas pemprov
Plt Sekda Kepri Reni Yusneli. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Polda Kepri menindaklanjuti laporan Plt Sekda Provinsi Kepri, Reni Yusneli. Dalam beberapa pekan terakhir, Reni telah membuat dua laporan. Mengenai tanda tangan palsu dan pencemaran nama baik.

“Kami tetap lanjutkan penyelidikan,” kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol, Adi Karya Tobing, Selasa (3/5).

Ia mengatakan untuk kasus tanda tangan palsu, pihaknya masih menunggu hasil labfor Medan. “Kan tidak satu kasus saja di labfor. Polda lain juga banyak meminta bantuan labfor. Jadi tunggu dulu, prosesnya itu 14 hari,” ungkapnya.

“Kita tunggu lah salam satu minggu ini,” lanjutnya.

Adi mengungkapkan saksi yang sudah periksa cukup banyak. “Sudah ada beberapa saksi yang kami periksa,” ucapnya.

Sementara itu mengenai kasus pencemaran nama baik, Adi mengatakan belum memanggil terlapornya. “Belum lagi, masih beberapa saksi saja,” ujarnya.

Seperti sebelumnya diberitakan, kedua laporan yang diadukan oleh Plt Sekda Provinsi Kepri ini saling terkait satu sama lain. Kasus pertama dilaporkan mengenai tanda tangan palsu. Kasus ini menjadi polemik. Sehingga menimbulkan adanya unjuk rasa. Setelah unjuk rasa ini, salah satu oknum pengunjuk rasa mengucapkan kata-kata kotor. Dan kata-kata tersebut ditujukan untuk Reni.

“Kawan Reni yang mendengar, lalu melaporkan ke dia (Reni,red). Dan akhirnya membuat laporan di Polda,” ucap sumber Batam Pos. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar