KPPAD Kepri: Anak Terlibat Kriminalitas Karena Faktor Hiburan dan Kepuasan

574
Komisioner KPPAD Kepri, Mahmud Syaltut. Foto: facebook Mahmud Syaltut Usfa
Komisioner KPPAD Kepri, Mahmud Syaltut. Foto: facebook Mahmud Syaltut Usfa

batampos.co.id – Komisioner KPPAD Kepri, Mahmud Syaltut menilai pencurian yang dilakukan tujuh siswa SD Negeri 005 Batamkota dilatar belakangi faktor hiburan. Bahkan ia menilai setiap anak mendapatkan kepuasan setelah mencuri dan melakukannya secara berulang.

“Ada kepuasan untuk membuka mobil dan mengambil barang. Awalnya tidak kepergok dan akhirnya ketagihan,” ujar Mahmud.

Dia menjelaskan biasanya kasus seperti ini harus dicegah dengan cara pembinaan dari orangtua dan guru. Menurutnya, dalam hal ini harus ada komunikasi antara guru, orangtua dan anak.

“Dan nanti akan kita bantu dengan bimbingan psikologisnya. Hal seperti ini perlu ditindak lanjuti,” terangnya.

Menurutnya, pihak sekolah harus memberikan sanksi atau efek jera kepada sang anak atau siswa. Namun, sanksi yang diberikan bukan dalam bentuk label (tudingan pelaku pencurian). Hal itu nantinya dapat menganggu mental anak.

“Harus ada efek jeranya. Misalkan pembinaan yang dilakukan di dalam sekolah dan di luar sekolah. Jangan ada label terhadap anak,” paparnya. (opi)

Baca juga:

Kapolresta: Anak Terlibat Kriminalitas, Orangtua Perlu Tingkatkan Pengawasan

Tujuh Siswa SD Tertangkap Basah Bobol Toyota Fortuner

Respon Anda?

komentar