Pulau Kecil di Lingga Rawan Jadi Jalur Transit Narkoba

441
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Sumber: siaganarkoba.com
Ilustrasi. Sumber: siaganarkoba.com

batampos.co.id – Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Kepri, Syamsul Paloh, mensinyalir adanya pemanfaatan pulau-pulau kecil di Provinsi Kepri oleh gembong narkoba untuk dijadikan sebagai lokasi transit narkoba antar negara. Pulau-pulau kecil di Kabupaten Lingga juga termasuk kawasan rawan aktifitas transit barang terlarang itu.

“Jangan terkecoh dengan barang yang tertangkap di pelabuhan resmi selama ini, itu hanya modus untuk melewatkan narkoba yang lebih besar dari pulau,” ujar Syamsul ketika berkunjung ke Pulau Berhala belum lama ini.

Ditanya tentang pulau sekitar Lingga yang berjumlah ratusan, Syamsul juga menghawatirkan hal tersebut dijadikan aktifitas transit narkoba. Terlebih, Kabupaten Lingga lebih dekat dengan Pekanbaru, Jambi, Bangka Belitung dan Sumatera, sehingga kondisi ini dapat dijadikan jalur peredaran narkoba dari luar negeri ke sejumlah daerah tersebut.

Dia menambahkan, narkoba yang masuk dan berdiam di sejumlah pulau berjumlah lebih besar. Hal itu dilakukan pengedar guna mencari waktu yang tepat agar barang berbahaya yang mereka bawa tersebut dapat mulus keluar dan sampai ke luar Kepri seperti Sumatera dan Kalimantan

Seperti di ketahui, masih kata Syamsul, Provinsi Kepri memiliki banyak pulau baik yang didiami penduduk maupun yang tidak. Sedangkan laut Kepri langsung berbatasan dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Vietnam.

Selama ini seperti diketahui, ketiga negara tetangga itu menjadi jalur masuk barang haram ke Kepri. Dengan kondisi seperti itu, Syamsul meminta pemerintah daerah lebih jeli dan sudah seharusnya merangkul seluruh aparatur keamanan negara seperti TNI AL, TNI AD dan Polisi untuk ditempatkan di setiap pulau yang dinilai rawan aktifitas transit narkoba.

“Contohnya, bisa saja pemerintah daerah mendirikan pos keamanan di sejumlah pulau yang dinilai rawan,” kata Syamsul.

Selain itu, dia juga menyarankan kepada pemerintah daerah agar lebih menitikberatkan perhatian terhadap aktifitas di perairan Kepri. Tentunya kegiatan ini juga membutuhkan kerja sama dengan TNI AL dan Pol Air guna memperketat pengawasan perairan Kepri yang notabenenya lebih luas dari daratan.

Syamsul menyatakan, jika pemerintah berkomitmen untuk membersihkan dan memberantas pelaku penyalahgunaan narkoba terhadap generasi penerus bangsa tentunya pemerintah akan memperhatikan hal ini. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar