Tidak Direnovasi, Tak Ada Kenaikan Tarif Pass Pelabuhan

592
Pesona Indonesia
Kondisi Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun, akan dilakukan renovasi oleh pihak PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun.foto:tri haryono/batampos
Kondisi Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun, akan dilakukan renovasi oleh pihak PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun.foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq menegaskan tidak ada kenaikkan tarif pass pelabuhan, jika PT Pelindo belum menunaikan janji untuk merenovasi sejumlah fasilitas di pelabuhan domestik. Hal ini sesuai kesepakatan yang dibuat bersama Pemkab Karimun, Pelindo, dan DPRD Karimun.

”Pokoknya, sesuai komitmen yang telah dibuatlah. Di mana, PT Pelindo berjanji untuk segera merenovasi fasilitas pelabuhan sebelum menerapkan tarif pass baru. Dan sekarang sudah mulai dilakukan perbaikan. Target mereka (Pelindo, red), selesai 2 bulan kemudian termasuk ruang tunggu yang ada di lantai dua,” jelas Rafiq.

Adapun fasilitas yang akan diperbaikan seperti ruang tunggu dipasang pendingin ruangan (AC), tempat informasi, kursi tempat duduk penumpang ditambah dan sebagainya. Sehingga, memberikan kenyamanan bagi calon penumpang yang akan berangkat ke berbagai tujuan.

”Nah, apabila sudah selesai semuanya. Tidak langsung dilakukan kenaikan tarif pass, namun dibicarakan lagi duduk bersama berapa harga pass yang akan dinaikan. Artinya, tidak membebankan masyarakat dan pihak pengelola pelabuhan tidak dirugikan,” jelasnya.

Sebelumnya, PT Pelindo I cabang Tanjungbalai Karimun, pada tanggal 1 Januari 2016 lalu menaikkan tarif pass pelabuhan domestik menjadi Rp 5000. Namun, hanya berlangsung beberapa hari saja akibat reaksi penolakan oleh masyarakat dan kembali menurunkan tarif menjadi Rp 2000 hingga sekarang. Walaupun demikian, PT Pelindo I cabang Tanjungbalai Karimun mengklaim bahwa pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun merupakan pelabuhan tersibuk ke enam di Indonesia.

Sementara saat ini kawasan pelabuhan Tanjungbalai Karimun, sudah memasang 12 kamera pengintai atau Closed-Circuit Television (CCTv) untuk memonitor lalu lintas penumpang di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun. Dengan pemasangan CCTv di pelabuhan, ia mengharapkan dapat membantu aparat terkait untuk melakukan pengamanan, mengungkap dan mencegah tindak kejahatan. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar