Yuyun Tewas Diperkosa, Ini Reaksi Menteri Yohana

707
Pesona Indonesia
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)  Yohana Yembise. Foto: dokumen JPNN.Com
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)  Yohana Yembise memberi perhatian khusus pada kasus tewasnya Yuyun, siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Rejang Lebong, Bengkulu akibat tindakan keji 14 pemuda telah memantik kepedulian banyak pihak. Menteri asal Papua itu bahkan menyempatan diri ke Bengkulu untuk memantau penanganan kasus yang kini hangat jadi omongan tersebut.

Yohana pada Rabu (4/5) sore masih menghadiri sebuah acara di Slipi, Jakarta Barat. Namun, ia segera bergegas untuk ke Bengkulu guna menuju tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Yuyun di Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong.

“Setelah ini, saya akan berangkat ke Bengkulu melihat langsung dan mendampingi kasus ini,” ujar Yohana.

Menteri asal Papua itu menegaskan, ia akan terus mengawal kasus tewasnya Yuyun. Ia akan mendorong penegak hukum menjerat pelaku pembunuhan atas Yuyun dengan hukuman seberat-beranta. “Sebab ini masalah nyawa harus dibalas nyawa,” tegasnya.

Namun, Yohanna juga tak memungkiri bahwa pelaku pemerkosaan dan pembunuhan atas Yuyun memang masih anak-anak. Bahkan tujuh dari 14 pelaku masih di bawah umur.

Yohana menambahkan, untuk ketujuh anak di bawah umur itu harus diproses sesuai dengan pidana anak.‎‎ “Hukumannya sepuluh tahun, dan harus dipidana anak,” tegasnya. (mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar