Congkel Jok Motor, lalu Curi Iphone 6, Seprayogi Ditangkap Polisi

606
Pesona Indonesia
Seprayogi (38), pelaku congkel jok motor yang diringkus Polsek Tanjungpinang Kota. foto: ist
Seprayogi (38), pelaku congkel jok motor yang diringkus Polsek Tanjungpinang Kota. foto: ist

batampos.co.id – Jajaran Polsek Tanjungpinang Kota menangkap Seprayogi (38), pelaku pencurian dengan modus congkel jok motor, pada Selasa (3/5) malam. Dari tangannya petugas mendapatkan barang bukti hasil kejahatannya berupa handpone merk Iphone 6S Gold.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan petugas setelah menerima laporan dari korban, Viviana (20), yang kehilangan handpone Samsung Grand Dous, HP merk Iphone 6, dan dompet. Saat itu ia memarkirkan motor Yamaha BP 5288 HW, di Gedung Daerah saat akan melaksanakan olahraga pagi pada (18/4) lalu.

Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Jupen Simanjuntak mengatakan pengungkapan yang dilakukan pihaknya tersebut setelah melakukan penyelidikan kurang lebih selama dua minggu hingga akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap pelaku.

”Tersangka kami tangkap saat sedang berada di rumahnya di daerah Perumahan Pinang Kencana II, di kilometer 10,” ujar Jupen, Rabu (4/5)

Dikatakan Jupen, dalam menjalankan aksinya, tersangka terlebih dulu melihat situasi dan kondisi di sekitar kawasan. Pada saat menurutnya aman baru ia mencongkel jok motor yang sudah di targetkannya.

”Korban mengetahui barang berharga miliknya hilang setelah selesai senam. Yang mana saat membuka jok motor korban tidak menemukan barang yang disimpannya di jok motor,” kata Jupen.

Dilanjutkan Jupen, saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Selain itu, pihaknya juga masih melakukan pengembangan terhadap kasus yang berhasil di ungkap tersebut.

”Pengakuannya main di Tanjungpinang baru sekali ini. Tetapi kami tidak bisa percaya begitu saja, ini akan kami cocokan dan kordinasi dengan jajaran Polsek lainnya,” ucap Jupen.

Atas perbuatannya, jelas Jupen, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman tujuh tahun penjara.

”Akibat pencurian yang dilakukan tersangka ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp 14 juta,” pungkas Jupen.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar