Dua Hari Libur, Polisi Tingkatkan Pengamanan di Kawasan Wisata

918
Pesona Indonesia
Kepala Satuan Sabhara Polres Lingga, AKP Asril. foto:wijaya satria/batampos
Kepala Satuan Sabhara Polres Lingga, AKP Asril. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Kepala Satuan Sabhara Polres Lingga, AKP Asril mengatakan polisi menggelar patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sejumlah tempat wisata dan keramaian di Kabupaten Lingga, selama hari libur, Kamis (5/5) dan Jumat (6/5). Hal ini sesuai intruksi Kapolri Jendral Badrodin Haiti yang disampaikan melalui video konfrence kepada seluruh jajaran Polda se-Indonesia termasuk Polda Kepri dan jajarannya yakni Polres Lingga.

“Patroli ini akan dilaksanakan dengan menurunkan 15 personil Sabhara dan 10 personil Polantas Polres Lingga jadi total 25 personil,” ujar Asril ketika ditemui di Mapolres Lingga, Rabu (4/5) pagi.

Asril menambahkan, patroli ini khusus dilaksanakan untuk meningkatkan keamanan pada hari libur bertepatan pada peringatan hari besar keagamaan yakni, kenaikan Isa Almasih pada (5/5) dan keesokan harinya, Jumat (6/5), peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Untuk itu, seluruh personil yang diterjunkan Polres Lingga akan fokus pada pengamanan lokasi wisata, seperti pantai dan sebagainya, juga tempat keramaian. Patroli ini juga akan diarahkan melakukan pengamanan di rumah-rumah ibadah yang ada di Kabupaten Lingga.

“Seluruh personil yang akan terjun berpakaian dinas lengkap,” ujar Asril.

Kegiatan patroli kali ini langsung dipimpin Kapolres Lingga AKBP Surisman yang akan dilanjutkan oleh Kasat Lantas AKP Tasriadi didampingi Kasat Sabhara AKP Asril untuk mengarahkan seluruh personil yang ditugaskan kelapangan.

Selain dua hari libur tersebut, aku Asril, patroli akan terus dilaksanakan sebagai pelaksanaan kegiatan rutin dari Satuan Sabhara Polres Lingga demi menciptakan kondisi aman, tertib dan nyaman di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Lingga.

Asril juga berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lingga agar menjadi warga yang taat dengan hukum dan menjadikan Tanah Bunda Melayu ini sebagai wilayah yang aman karena masyarakatny sadar akan hukum.(wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar