Hari Ini, Warga Tanjungpinang Bisa Menikmati Pertalite

988
Pesona Indonesia
Senior Sales Executive Retail XII Pertamina Kepri, Tri Yudha Nurmansyah (kiri) berbincang dengan sopir tangki yang akan mengangkut BBM Pertalite di Depot Pertamina, Rabu (4/5). Pertamina mulai melakukan pengiriman BBM jenis  Pertalite ke sejumlah kabupaten-kota di Kepri. foto:cecep mulyana/batampos
Senior Sales Executive Retail XII Pertamina Kepri, Tri Yudha Nurmansyah (kiri) berbincang dengan sopir tangki yang akan mengangkut BBM Pertalite di Depot Pertamina, Rabu (4/5). Pertamina mulai melakukan pengiriman BBM jenis Pertalite ke sejumlah kabupaten-kota di Kepri. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Mulai Kamis (5/5) ini, masyarakat Tanjungpinang bisa menikmati Pertalite. Bahan bakar yang lebih ramah lingkungan ini, dikirimkan Pertamina ke Tanjungpinang sebanyak 20 kl dengan menggunakan dua lori pada Rabu (4/5). Menurut Senior Sales Executive Retail Pertamina Kepri Tri Yuda Nurmansyah, Pertalite yang didistribusikan di Tanjungpinang baru untuk satu SPBU.

“Kita masih dalam tahap ujicoba, selanjutnya akan kami pasok ke lima SPBU. Lalu seluruh SPBU di Tanjungpinang dan Bintan,” katanya saat launching pengiriman perdana Pertalite di Depot Pertamina di Kabil, kemarin.

Ia mengatakan SPBU pertama di Tanjungpinang mendapatkan pasokan Pertalite yakni di daerah Sukaberenang. Pihak Pertamina memasang target yang cukup tinggi, untuk penjualan Pertalite. “Target kami, dalam satu bulan habiskan 40 kl Pertalite,” ucapnya.

Namun nanti, setelah beroperasinya lima SPBU yang ada di Tanjungpinang, penjualan pertalite bisa menembus angka 100 kl lebih. “Kami optimis akan hal ini,” ucapnya.

Kenapa harus dari Batam, kan masih ada dua Depot Pertamina di daerah Plau Bintan? Yuda mengungkapkan bahwa pasokan Pertalite hanya ada di Depot Kabil. “Depot lainnya di Kepri selain Kabil, belum ada memiliki pasokan Pertalite,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan penjualan Pertalite di Batam cukup tinggi. Dalam 40 hari semenjak dipasarkan, Pertalite terjual sebanyak 1.700 kl. “Ada 25 SPBU di Batam menjual Pertalite. Rata dalam sehari menghabiskan 50 kl Pertalite,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, penjualan Pertalite di Batam sangat tinggi, bila dibandingkan dengan wilayah lainnya yang tergabung dalam Region I Pertamina. “Batam berhasil menggeser keberadaan Premium sekitar 5 persen,” ungkapnya.

Untuk persedian Pertalite di Depot Kabil, menurut Yuda, sangat cukup. “Pasokan Pertalite datang dua minggu sekali. Tak masalah lah dengan pasokan,” pungkasnya. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar